Biaya Charge Mobil Listrik 2026: Hitung Rp per KM
Biaya charge mobil listrik di rumah mulai dari sekitar Rp57.800 untuk baterai 40 kWh, sedangkan di SPKLU sekitar Rp98.640 – Rp123.640 tergantung jenis layanan yang digunakan.
Selisih biaya ini membuat banyak pemilik kendaraan listrik memilih melakukan pengisian daya di rumah untuk kebutuhan sehari-hari.
Sayangnya, tidak semua calon pengguna mengetahui cara menghitung biaya tersebut sebelum beralih ke kendaraan listrik.
Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk memahami cara menghitung biaya charge mobil listrik agar dapat memperkirakan pengeluaran kendaraan dengan lebih akurat.
Biaya Charge Mobil Listrik di Rumah
Tarif pengisian baterai mobil listrik yang ditetapkan PLN berkisar Rp1.445 – Rp1.700 per kWh. Biaya ini disesuaikan dengan lokasi charging (di rumah atau SPKLU), jenis pengisian daya, serta waktu chargenya.
Cara Hitung Biaya Charge Mobil Listrik di Rumah
Berikut adalah cara menghitung biaya charge untuk mobil listrik dengan baterai 40 kWh:
Kapasitas Baterai (kWh) x tarif listrik per kWh = 40 kWh x Rp1.445 – Rp1.700 = Mulai dari Rp57.800 hingga Rp60.000 untuk sekali pengisian penuh.
Biaya Charge Mobil Listrik di Stasiun Pengisian Umum (SPKLU)
Berdasarkan informasi dari akun Instagram resmi PLN Mobile, biaya pengisian mobil listrik di SPKLU adalah sekitar Rp2.466 per kWh.
Untuk pengisian fast charging, Anda akan dikenakan biaya tambahan sebesar Rp25.000 per pengisian serta biaya sebesar Rp57.000 untuk sekali pengisian ultra fast charging.
Cara Hitung Biaya Charge Mobil Listrik di SPKLU
Berikut adalah contoh perhitungan biaya charge untuk mobil listrik dengan kapasitas 40 kWh:
Total kWh x biaya pengisian = 40 kWh x Rp 2.466 = Rp98.640 + Rp25.000 (Biaya Layanan) = Rp123.640 untuk pengisian penuh dengan layanan fast charging.
Berikut kami sediakan juga estimasi biaya pengisian penuh berdasarkan kapasitas baterai kendaraan:
- Baterai 40 kWh: Membutuhkan biaya sekitar Rp98.640 untuk mendukung jarak tempuh hingga 267 km.
- Baterai 70 kWh: Membutuhkan biaya sekitar Rp172.620 untuk mendukung jarak tempuh hingga 467 km.
Mana yang Lebih Hemat: Charge Mobil Listrik di Rumah atau SPKLU?
Aspek | Charge di Rumah | Charge di SPKLU |
Tarif Dasar | Rp1.445–Rp1.700 per kWh | Rp2.466 per kWh |
Biaya Pengisian Penuh Baterai 40 kWh | Sekitar Rp57.800–Rp68.000 | Sekitar Rp98.640 |
Biaya Fast Charging | Tidak ada | Tambahan hingga Rp25.000 per pengisian |
Kecepatan Pengisian | Relatif lebih lama | Lebih cepat |
Cocok Untuk | Pengisian rutin harian | Perjalanan jauh atau kebutuhan mendesak |
Pengisian daya di rumah lebih hemat dibandingkan SPKLU karena tarif listrik per kWh lebih rendah dan tidak dikenakan biaya layanan tambahan.
Sementara itu, SPKLU menawarkan kecepatan pengisian sehingga lebih cocok untuk Anda yang membutuhkan pengisian daya dalam waktu singkat.
Ingin mengetahui apakah biaya operasional mobil listrik benar-benar lebih hemat dibanding kendaraan konvensional? Baca juga artikel Mobil Listrik vs Bensin: Perbedaan, Biaya, dan Perawatannya untuk melihat perbandingan biaya energi, servis, dan perawatan secara menyeluruh.
Faktor yang Memengaruhi Biaya Charge Mobil Listrik
Ada beberapa faktor yang mempengaruhi biaya untuk mengisi daya mobil listrik. Itulah mengapa besaran biaya untuk mengisi daya baterai di setiap merek atau tipe mobil listrik akan berbeda-beda.
1. Kapasitas Baterai Mobil Listrik (kWh)
Kapasitas baterai mobil listrik biasanya diukur dalam satuan kilowatt-hour (kWh). Semakin besar kapasitas baterainya maka semakin banyak energi listrik yang dibutuhkan untuk mengisi penuh.
Sebagai contoh, mobil listrik dengan baterai 40 kWh memerlukan sekitar 40 kWh listrik untuk pengisian penuh, lebih tinggi dibandingkan mobil dengan baterai 20 kWh.
2. Tarif Listrik Per kWh (Rumah Tangga vs SPKLU)
Jika mengisi daya di rumah, maka tarif yang berlaku adalah tarif listrik rumah tangga dari PLN. Rata-rata tarif listrik rumah tangga berada di kisaran Rp1.400 – Rp1.700 per kWh.
Sementara itu, jika pengisian dilakukan di SPKLU maka tarifnya cenderung lebih tinggi, berkisar antara Rp2.400 hingga Rp2.600 per kWh tergantung operator dan jenis layanan.
3. Efisiensi Pengisian Daya
Semakin rendah efisiensi sistem pengisian, baik karena peralatan atau kualitas instalasi, maka semakin besar pula energi yang terbuang. Hal tersebut turut menaikkan biaya pengisian daya mobil listrik.
4. Jenis Charger yang Digunakan
Charger level 1 dan level 2 (AC charging) biasanya digunakan di rumah dan memiliki tarif yang lebih rendah. Namun proses pengisian bisa memakan waktu berjam-jam.
Sebaliknya, DC fast charging yang tersedia di SPKLU bisa mengisi daya jauh lebih cepat, namun dengan tarif yang lebih mahal akibat penggunaan alat yang canggih.
5. Kebiasaan dalam Mengisi Daya
Pengguna yang disiplin mengisi daya secara rutin, misalnya saat baterai tersisa 30%, akan lebih efisien dalam mengelola konsumsi listrik.
Berbeda dari pengguna yang selalu menunggu hingga baterai benar-benar habis, konsumsi listriknya akan lebih boros.
6. Lokasi dan Operator SPKLU
Tarif bisa bervariasi antara satu lokasi dan lainnya tergantung pada kebijakan operator, fasilitas pendukung, serta biaya tambahan seperti parkir atau layanan premium. Di beberapa SPKLU, pengguna non-member bisa dikenai tarif lebih tinggi.
Untuk melihat di mana saja lokasi SPKLU terdekat, Anda bisa mengunjungi tautan berikut: https://spklu.net/lokasi-spklu/ dan klik daerah tempat tinggal Anda.
Tips Menghemat Biaya Pengisian Mobil Listrik
Ada beberapa tips yang bisa dilakukan pengguna mobil listrik agar tidak boros dalam mengisi daya. Biaya pengisian daya mobil EV bisa lebih hemat apabila pemiliknya menerapkan cara berikut ini:
- Isi daya di rumah saat di luar jam sibuk: Mengisi daya di luar jam sibuk, saat malam hingga dini hari, biasanya dikenakan tarif listrik lebih rendah.
- Menggunakan mode pengisian daya lambat: Mode pengisian lambat atau slow charging lebih hemat energi karena daya yang ditarik dari jaringan listrik lebih kecil.
- Manfaatkan fasilitas home charging resmi dari PLN: PLN menyediakan fasilitas home charging resmi yang aman dan terintegrasi dengan sistem kelistrikan rumah.
- Selalu pantau konsumsi listrik lewat aplikasi: Dengan memanfaatkan aplikasi pemantau konsumsi listrik, Anda bisa mengetahui berapa banyak daya yang digunakan dan kapan waktu terbaik untuk mengisi daya.
- Hindari mengisi daya penuh atau full baterai: Anda harus mengisi baterai hingga 80-90% untuk pemakaian harian agar baterai lebih awet dan tidak boros energi.
- Manfaatkan insentif atau program pemerintah: Pemerintah sering memberikan insentif seperti potongan biaya instalasi charging atau tarif khusus listrik untuk pengguna mobil listrik.
Berapa Daya Listrik Rumah untuk Cas Mobil Listrik?
Daya listrik rumah untuk charge mobil listrik adalah minimal 7.700 VA. Kapasitas ini umumnya cukup untuk mendukung penggunaan wall charger 7 kW sekaligus memenuhi kebutuhan listrik rumah tangga.
Apa yang terjadi pada mobil listrik setelah 8 tahun?
Setelah 8 tahun penggunaan, baterai mobil listrik umumnya masih mempertahankan sekitar 80–90% kapasitas awalnya. Penurunan kapasitas terjadi secara bertahap dan biasanya hanya mengurangi jarak tempuh kendaraan, bukan membuatnya tidak dapat digunakan.
Berapa Tahun Sekali Ganti Baterai Mobil Listrik?
Baterai mobil listrik umumnya dirancang bertahan sekitar 10–15 tahun atau hingga 200.000 km penggunaan. Dalam banyak kasus, baterai bahkan dapat bertahan selama masa pakai kendaraan tanpa perlu diganti.
Berapa Lama Waktu yang Dibutuhkan untuk Charge Mobil Listrik Chery?
Durasi waktu untuk pengisian daya mobil listrik Chery Omoda E5 akan tergantung dari jenis charger yang digunakan.
Dengan fast charging (DC) di SPKLU, pengisian dari 30% ke 80% dapat berlangsung sekitar 35 menit. Sementara itu, jika memakai charger standar tipe AC di rumah, waktu pengisian hingga penuh bisa memakan waktu antara 8 hingga 12 jam.
Selain biaya pengisian daya, Anda juga perlu memahami besaran pajak mobil listrik untuk menghitung total biaya kepemilikan kendaraan secara lebih akurat.
Demikianlah cara hitung charge mobil listrik di rumah maupun di SPKLU. Pengisian daya mobil listrik di rumah lebih hemat dibandingkan dengan di SPKLU.
Jika Anda menginginkan mobil listrik yang bisa di-charge dalam hitungan menit, pertimbangkan untuk memilih Chery Q!

Jadwalkan test drive Chery Q sekarang untuk melihat kecocokan mobil ini dengan kebutuhan Anda secara real-time!
Produk Populer





