Tips & Trik

Tutorial Menyalakan Fitur Child Lock Mode | #CheryKnowledge – Tiggo 8 Edition
Tips & Trik
17 February 2025

Tutorial Menyalakan Fitur Child Lock Mode | #CheryKnowledge – Tiggo 8 Edition

Chery Family ingin tahu cara mengoperasikan fitur-fitur canggih di TIGGO 8 dengan mudah? Tenang, kami sudah menyiapkan video tutorial khusus untuk memudahkan pengalaman berkendaramu!

Tutorial:
1. Menurunkan Ban Serep https://youtu.be/_dT_S90QkHU
2. Membuka Power Backdoor dengan Sensor https://youtu.be/m2ImhXN65Wc
3. Mematikan Fitur RCW https://youtu.be/Z7Jzbjmifc0
4. Mengganti Bilah Wiper Depan https://youtu.be/07DzQlEp958
5. Mengatur Ketinggian Headlamp Secara Manual https://youtu.be/LdUtYKoG5b8
6. Mengatur Fitur Autohold https://youtu.be/qjcudVcYiXk
7. Mengatur Fitur Seat Memory https://youtu.be/_d2SAoA8V40
8. Menghidupkan Kendaraan Saat Baterai Smart Key Lemah https://youtu.be/30fc2fcqf8E
9. Menyalakan Fitur Child Lock Mode https://youtu.be/MH9psHKzbpk
10. Menutup Seluruh Kaca Jendela dan Sunroof https://youtu.be/b35BqJBfAC8

Tonton video lengkapnya di atas untuk perjalanan yang lebih nyaman dan percaya diri bersama TIGGO 8!

Informasi lebih lanjut tentang Chery, dapat mengunjungi tautan https://chery.co.id/

#Chery #CheryIndonesia #CheryMotorIndonesia #CheryFamily #TIGGO #TIGGOCross

Baca Selengkapnya
Tutorial Menghidupkan Kendaraan Saat Baterai Smart Key Lemah | #CheryKnowledge – Tiggo 8 Edition
Tips & Trik
17 February 2025

Tutorial Menghidupkan Kendaraan Saat Baterai Smart Key Lemah | #CheryKnowledge – Tiggo 8 Edition

Chery Family ingin tahu cara mengoperasikan fitur-fitur canggih di TIGGO 8 dengan mudah? Tenang, kami sudah menyiapkan video tutorial khusus untuk memudahkan pengalaman berkendaramu!

Tutorial:
1. Menurunkan Ban Serep https://youtu.be/_dT_S90QkHU
2. Membuka Power Backdoor dengan Sensor https://youtu.be/m2ImhXN65Wc
3. Mematikan Fitur RCW https://youtu.be/Z7Jzbjmifc0
4. Mengganti Bilah Wiper Depan https://youtu.be/07DzQlEp958
5. Mengatur Ketinggian Headlamp Secara Manual https://youtu.be/LdUtYKoG5b8
6. Mengatur Fitur Autohold https://youtu.be/qjcudVcYiXk
7. Mengatur Fitur Seat Memory https://youtu.be/_d2SAoA8V40
8. Menghidupkan Kendaraan Saat Baterai Smart Key Lemah https://youtu.be/30fc2fcqf8E
9. Menyalakan Fitur Child Lock Mode https://youtu.be/MH9psHKzbpk
10. Menutup Seluruh Kaca Jendela dan Sunroof https://youtu.be/b35BqJBfAC8

Tonton video lengkapnya di atas untuk perjalanan yang lebih nyaman dan percaya diri bersama TIGGO 8!

Informasi lebih lanjut tentang Chery, dapat mengunjungi tautan https://chery.co.id/

#Chery #CheryIndonesia #CheryMotorIndonesia #CheryFamily #TIGGO #TIGGOCross

Baca Selengkapnya
Tutorial Membuka Power Backdoor dengan Sensor | #CheryKnowledge – Tiggo 8 Edition
Tips & Trik
17 February 2025

Tutorial Membuka Power Backdoor dengan Sensor | #CheryKnowledge – Tiggo 8 Edition

Chery Family ingin tahu cara mengoperasikan fitur-fitur canggih di TIGGO 8 dengan mudah? Tenang, kami sudah menyiapkan video tutorial khusus untuk memudahkan pengalaman berkendaramu!

Tutorial:
1. Menurunkan Ban Serep https://youtu.be/_dT_S90QkHU
2. Membuka Power Backdoor dengan Sensor https://youtu.be/m2ImhXN65Wc
3. Mematikan Fitur RCW https://youtu.be/Z7Jzbjmifc0
4. Mengganti Bilah Wiper Depan https://youtu.be/07DzQlEp958
5. Mengatur Ketinggian Headlamp Secara Manual https://youtu.be/LdUtYKoG5b8
6. Mengatur Fitur Autohold https://youtu.be/qjcudVcYiXk
7. Mengatur Fitur Seat Memory https://youtu.be/_d2SAoA8V40
8. Menghidupkan Kendaraan Saat Baterai Smart Key Lemah https://youtu.be/30fc2fcqf8E
9. Menyalakan Fitur Child Lock Mode https://youtu.be/MH9psHKzbpk
10. Menutup Seluruh Kaca Jendela dan Sunroof https://youtu.be/b35BqJBfAC8

Tonton video lengkapnya di atas untuk perjalanan yang lebih nyaman dan percaya diri bersama TIGGO 8!

Informasi lebih lanjut tentang Chery, dapat mengunjungi tautan https://chery.co.id/

#Chery #CheryIndonesia #CheryMotorIndonesia #CheryFamily #TIGGO #TIGGOCross

Baca Selengkapnya
Tutorial Menurunkan Ban Serep | #CheryKnowledge – Tiggo 8 Edition
Tips & Trik
17 February 2025

Tutorial Menurunkan Ban Serep | #CheryKnowledge – Tiggo 8 Edition

Chery Family ingin tahu cara mengoperasikan fitur-fitur canggih di TIGGO 8 dengan mudah? Tenang, kami sudah menyiapkan video tutorial khusus untuk memudahkan pengalaman berkendaramu!

Tutorial:
1. Menurunkan Ban Serep https://youtu.be/_dT_S90QkHU
2. Membuka Power Backdoor dengan Sensor https://youtu.be/m2ImhXN65Wc
3. Mematikan Fitur RCW https://youtu.be/Z7Jzbjmifc0
4. Mengganti Bilah Wiper Depan https://youtu.be/07DzQlEp958
5. Mengatur Ketinggian Headlamp Secara Manual https://youtu.be/LdUtYKoG5b8
6. Mengatur Fitur Autohold https://youtu.be/qjcudVcYiXk
7. Mengatur Fitur Seat Memory https://youtu.be/_d2SAoA8V40
8. Menghidupkan Kendaraan Saat Baterai Smart Key Lemah https://youtu.be/30fc2fcqf8E
9. Menyalakan Fitur Child Lock Mode https://youtu.be/MH9psHKzbpk
10. Menutup Seluruh Kaca Jendela dan Sunroof https://youtu.be/b35BqJBfAC8

Tonton video lengkapnya di atas untuk perjalanan yang lebih nyaman dan percaya diri bersama TIGGO 8!

Informasi lebih lanjut tentang Chery, dapat mengunjungi tautan https://chery.co.id/

#Chery #CheryIndonesia #CheryMotorIndonesia #CheryFamily #TIGGO #TIGGOCross

Baca Selengkapnya

Tips & Trik Lainnya

Blind Spot pada Kendaraan yang Sering Tidak Disadari
Tips & Trik
05 January 2026

Blind Spot pada Kendaraan yang Sering Tidak Disadari

Pernahkah Anda mengalami situasi saat hendak berpindah jalur di jalan tol, Anda sudah menengok spion dan merasa aman, namun tiba-tiba terdengar klakson keras dari samping? Ternyata, ada mobil atau motor yang "bersembunyi" tepat di samping belakang Anda.

Itulah yang disebut dengan Blind Spot atau titik buta.

Dalam statistik kecelakaan lalu lintas, blind spot sering menjadi faktor penyebab utama tabrakan samping dan insiden saat berbelok. Hal ini terjadi bukan karena pengemudi tidak hati-hati, melainkan karena keterbatasan fisik desain kendaraan dan jangkauan pandangan mata manusia. Memahami di mana saja letak "zona bahaya" ini adalah langkah pertama menuju gaya berkendara defensif yang aman.

Apa Itu Blind Spot?

Secara sederhana, blind spot adalah area di sekitar kendaraan yang tidak dapat terlihat oleh pengemudi, baik melalui pandangan mata langsung maupun melalui bantuan kaca spion (tengah, kanan, dan kiri).

Setiap jenis kendaraan memiliki area titik buta yang berbeda. Semakin besar dimensi kendaraan (seperti truk atau bus), semakin luas area blind spot-nya. Namun, mobil penumpang seperti MPV dan SUV pun memiliki titik buta yang krusial.

3 Lokasi Blind Spot Paling Umum pada Mobil

Kenali musuh tak terlihat Anda. Berikut adalah tiga area utama yang sering luput dari pantauan:

1. Sisi Samping Belakang (Kanan & Kiri)

Ini adalah area paling klasik. Kaca spion samping memiliki keterbatasan sudut pandang (biasanya hanya mencakup sekitar 15-20 derajat). Ada celah ruang di antara jangkauan spion samping dan pandangan periferal mata Anda. Di celah inilah motor atau mobil yang sedang menyalip seringkali "menghilang" sejenak sebelum muncul di samping jendela depan Anda.

2. Pilar A (Depan Kanan & Kiri)

Pilar A adalah tiang penyangga kaca depan (windshield). Pada mobil modern, pilar A seringkali dibuat tebal untuk faktor keselamatan (menahan atap saat terguling). Namun, ketebalan ini bisa menghalangi pandangan pengemudi terhadap pejalan kaki atau motor yang menyeberang saat mobil sedang berbelok di persimpangan.

3. Bagian Tepat di Belakang Mobil

Saat memundurkan kendaraan, area tepat di bawah kaca belakang adalah titik buta, terutama pada mobil jenis Sedan yang rendah atau SUV yang tinggi. Objek kecil seperti anak-anak, hewan peliharaan, atau tiang pendek sering kali tidak terlihat dari spion tengah.

Strategi Mengurangi Risiko Blind Spot

Meskipun titik buta tidak bisa dihilangkan 100% secara fisik, Anda bisa meminimalisir risikonya dengan teknik berikut:

  • Atur Spion dengan Benar: Buka spion samping Anda selebar mungkin hingga bodi mobil Anda sendiri nyaris tidak terlihat. Ini akan memperluas jangkauan pandangan ke area samping.
  • Lakukan "Shoulder Check": Sebelum berpindah jalur, biasakan untuk menolehkan kepala sejenak (glance) ke arah bahu (kanan/kiri) untuk memastikan area samping benar-benar kosong.
  • Bunyikan Klakson/Lampu: Saat menyalip kendaraan besar, berikan isyarat agar pengemudi lain sadar keberadaan Anda.
  • Jangan Berlama-lama di Blind Spot Orang Lain: Hindari berkendara sejajar tepat di samping belakang mobil lain dalam waktu lama. Segera salip atau jaga jarak di belakang.

Teknologi "Mata Ketiga" di Era Modern

Teknik berkendara yang baik memang krusial, namun kesalahan manusia (human error) tetap bisa terjadi karena kelelahan atau kelalaian sesaat. Di sinilah peran teknologi otomotif modern menjadi sangat vital.

Produsen mobil kini menyematkan fitur keselamatan aktif yang berfungsi sebagai "mata ketiga" pengemudi. Fitur ini dikenal sebagai BSD (Blind Spot Detection) yang merupakan bagian dari sistem ADAS (Advanced Driver Assistance Systems).

Solusi Cerdas dari Chery

Sistem ini bekerja menggunakan sensor radar di bumper belakang yang terus-menerus memindai area samping kendaraan. Jika ada objek (motor/mobil) yang masuk ke zona titik buta saat Anda menyalakan lampu sein atau hendak berbelok, sistem akan memberikan peringatan berupa lampu yang berkedip di kaca spion atau bunyi alarm.

Teknologi perlindungan menyeluruh ini dapat Anda temukan pada lini SUV premium Chery, seperti:

  • Chery Tiggo 8 CSH: Dirancang sebagai SUV keluarga 7-seater, fitur BSD pada Tiggo 8 memberikan ketenangan ekstra saat membawa keluarga melintasi jalan tol yang padat.
  • Chery Omoda C5: Dengan desain futuristik crossover, Omoda C5 melengkapi gaya berkendaranya dengan sistem ADAS lengkap, memastikan setiap manuver perpindahan jalur dilakukan dengan aman dan presisi.

Kesimpulan

Blind spot adalah ancaman nyata di jalan raya yang sering tidak disadari hingga detik-detik terakhir. Kombinasi antara kewaspadaan pengemudi (melalui pengaturan spion dan shoulder check) dengan bantuan teknologi keselamatan canggih adalah kunci utama untuk mencapai zero accident.

Mengemudi bukan hanya soal melihat ke depan, tapi menyadari apa yang terjadi di sekeliling kita. Tetap waspada dan utamakan keselamatan.

Disclaimer: Fitur keselamatan ADAS adalah alat bantu. Pengemudi tetap bertanggung jawab penuh untuk mengontrol kendaraan dan memantau kondisi sekitar.

Baca Selengkapnya
Perbedaan Sistem Penggerak FWD dan RWD pada Mobil
Tips & Trik
05 January 2026

Perbedaan Sistem Penggerak FWD dan RWD pada Mobil

Dalam lembar spesifikasi sebuah kendaraan, seringkali kita menemukan istilah Drivetrain dengan kode FWD (Front Wheel Drive) atau RWD (Rear Wheel Drive). Bagi sebagian orang, ini hanyalah detail teknis. Namun bagi pengemudi yang mengutamakan rasa berkendara, perbedaan letak penggerak roda ini menentukan karakter asli sebuah mobil.

Perbedaan ini bukan sekadar soal roda mana yang berputar, melainkan bagaimana mobil tersebut mentransfer tenaga mesin ke aspal, bagaimana ia bereaksi di tikungan, dan seberapa efisien ia mengolah bahan bakar. Mari kita bedah karakteristik kedua sistem ini secara objektif.

1. Front Wheel Drive (FWD): Sang Penarik Beban

Sistem FWD atau penggerak roda depan adalah konfigurasi yang paling umum ditemukan pada mobil penumpang modern, mulai dari City CarHatchback, hingga Crossover SUV.

Cara Kerja:

Mesin, transmisi, dan as roda penggerak semuanya terletak di bagian depan mobil. Roda depan memiliki tugas ganda: sebagai pengendali arah (setir) sekaligus penyalur tenaga untuk "menarik" mobil.

Kelebihan Utama:

  • Efisiensi Kabin (Spacious): Karena tidak membutuhkan poros gardan (propeller shaft) yang panjang ke roda belakang, lantai kabin menjadi rata. Ini memberikan ruang kaki yang jauh lebih lega bagi penumpang belakang.
  • Efisiensi Bahan Bakar: Komponen lebih sedikit dan bobot lebih ringan membuat power loss (tenaga yang hilang di jalan) sangat minim. Mesin bekerja lebih efisien mentransfer tenaga langsung ke roda di dekatnya.
  • Traksi Saat Hujan: Karena bobot mesin menekan roda depan (yang juga sebagai penggerak), ban memiliki cengkeraman (grip) yang lebih baik saat jalanan licin atau basah.

Karakteristik Berkendara:

Kecenderungan alami FWD saat dipacu ekstrem di tikungan adalah Understeer. Ini adalah kondisi di mana mobil sulit berbelok dan cenderung meluncur lurus meski setir sudah dibelokkan, karena roda depan kehilangan cengkeraman akibat tugas ganda (menyetir dan menarik).

Sistem ini diterapkan pada SUV keluarga seperti Chery Tiggo 8 CSH. Dengan menggunakan konfigurasi FWD, teknisi Chery berhasil menciptakan lantai kabin yang rata di baris kedua, memberikan ruang kaki (legroom) yang superior untuk kenyamanan maksimal penumpang keluarga.

2. Rear Wheel Drive (RWD): Sang Pendorong Tangguh

Sistem RWD atau penggerak roda belakang adalah konfigurasi klasik yang kini lebih banyak diadopsi oleh mobil sport, sedan mewah, atau kendaraan niaga pengangkut beban berat. Namun, di era kendaraan listrik, konfigurasi ini kembali populer.

Cara Kerja:

Tenaga dari mesin atau motor listrik disalurkan ke roda belakang untuk "mendorong" mobil. Sementara itu, roda depan murni bertugas hanya untuk mengarahkan setir tanpa beban penyaluran tenaga.

Kelebihan Utama:

  • Distribusi Bobot Ideal: Karena komponen tersebar, keseimbangan mobil lebih terjaga.
  • Handling Lebih Tajam: Karena tugas menyetir dan menggerakkan dipisah, roda depan lebih responsif menerjemahkan input setir pengemudi.
  • Durabilitas Beban: Saat mobil menanjak, bobot pindah ke belakang. Ini memberi traksi ekstra pada RWD, membuatnya lebih tangguh melahap tanjakan curam.

Karakteristik Berkendara:

Kecenderungan alami RWD saat bermanuver ekstrem adalah Oversteer. Ini kondisi di mana bagian buntut mobil "membuang" atau tergelincir ke luar tikungan karena roda belakang kehilangan traksi sementara roda depan masih mencengkeram.

Karakteristik tangguh ini dapat Anda temukan pada Chery J6 (Varian RWD). Sebagai Off-road Electric SUV, Chery J6 memanfaatkan penggerak roda belakang untuk memberikan sensasi dorongan instan khas mobil listrik. Konfigurasi ini juga membantu J6 mendapatkan traksi optimal saat menanjak di medan semi-offroad, karena beban kendaraan secara alami berpindah ke roda belakang yang menjadi pusat penggerak.

FWD vs RWD: Mana yang Harus Anda Pilih?

Pemilihan sistem penggerak sangat bergantung pada medan yang Anda lalui dan gaya hidup berkendara Anda.

AspekFWD (Front Wheel Drive)RWD (Rear Wheel Drive)
Ruang KabinLebih Luas (Lantai Rata)Terpotong Terowongan Gardan
Konsumsi BBMCenderung Lebih IritSedikit Lebih Boros (Bobot Berat)
Medan LicinTraksi Bagus (Hujan/Aspal Biasa)Rawan Selip jika Kontrol Kurang
Tanjakan EkstremBisa Selip jika Bobot Pindah ke BelakangSangat Tangguh
Biaya PerawatanLebih Ekonomis (Part Sedikit)Lebih Kompleks (Ada Oli Gardan, dll)

Di era modern, perbedaan performa antara FWD dan RWD semakin tipis berkat teknologi kontrol traksi elektronik. Kelemahan understeer pada FWD kini diminimalisir dengan Electronic Stability Program, sementara risiko oversteer pada RWD juga dijinakkan dengan fitur serupa.

Kesimpulan

Pada akhirnya, perdebatan antara FWD dan RWD tidak memiliki pemenang mutlak karena keduanya dirancang untuk tujuan yang berbeda.

Jika prioritas Anda adalah efisiensi ruang kabin, keiritan bahan bakar, dan kenyamanan keluarga di jalanan perkotaan, maka mobil dengan penggerak FWD adalah pilihan yang paling logis dan ekonomis.

Namun, jika Anda mencari sensasi berkendara yang sporty, keseimbangan bobot yang presisi, atau ketangguhan menanjak di medan yang lebih menantang, maka sistem RWD tetap memegang mahkota performa.

Pilihlah kendaraan yang spesifikasinya paling mendukung rutinitas dan medan yang Anda hadapi sehari-hari.

Disclaimer: Karakteristik understeer dan oversteer di atas adalah kondisi ekstrem fisika kendaraan. Mobil modern telah dilengkapi fitur keselamatan aktif untuk mencegah kondisi tersebut dalam pemakaian normal.

Baca Selengkapnya
Cara Kerja Sistem AC Mobil Lengkap dan Mudah Dipahami
Tips & Trik
05 January 2026

Cara Kerja Sistem AC Mobil Lengkap dan Mudah Dipahami

Di negara tropis seperti Indonesia, Air Conditioner (AC) mobil bukanlah fitur mewah, melainkan kebutuhan primer. Terjebak kemacetan di bawah terik matahari tanpa AC yang berfungsi optimal adalah mimpi buruk bagi setiap pengemudi.

Namun, pernahkah Anda bertanya-tanya, bagaimana bisa udara panas dari luar diubah menjadi hembusan angin sejuk di dalam kabin hanya dalam hitungan detik? Apakah AC memproduksi "es"? Mari kita bedah "sihir" termodinamika ini secara mendalam. Memahami cara kerjanya tidak hanya menambah wawasan, tetapi juga membantu Anda mendeteksi gejala kerusakan kendaraan lebih dini.

Konsep Dasar: Memindahkan Panas, Bukan Menciptakan Dingin

Satu hal mendasar yang perlu diluruskan: Sistem AC sebenarnya tidak menciptakan udara dingin.

Prinsip kerjanya mirip dengan spons. Sistem AC menyerap energi panas dari udara di dalam kabin, lalu "membuang" panas tersebut ke luar mobil. Ketika panas hilang, suhu udara turun dan yang tersisa adalah udara sejuk. Zat kimia yang bertugas sebagai "kurir" pembawa panas ini disebut Refrigerant (atau umum dikenal sebagai Freon).

5 Komponen Utama (The Big Five)

Sistem AC adalah sebuah sirkuit tertutup (closed loop). Agar berjalan lancar, ada lima komponen utama yang bekerja secara sinergis:

Kompresor (Jantung Pemompa):

Berfungsi memompa dan menekan freon agar bersirkulasi ke seluruh sistem. Kompresor memisahkan sisi tekanan rendah dan tinggi. Komponen ini digerakkan oleh mesin melalui drive belt. Pada mobil modern, kompresor sering dilengkapi magnetic clutch yang memutus koneksi saat suhu kabin sudah tercapai untuk menghemat bahan bakar.

Kondensor (Penukar Panas):

Terletak di bagian paling depan mobil (di depan radiator mesin). Tugasnya mengubah wujud freon dari gas bertekanan tinggi menjadi cair dengan cara melepaskan panas yang dikandungnya ke udara bebas. Proses ini dibantu oleh kipas (extra fan) yang berputar kencang saat mobil berhenti.

Receiver Drier (Filter & Penampung):

Komponen ini bertugas ganda. Pertama, sebagai filter untuk menyaring kotoran gram logam halus. Kedua, menyerap uap air yang mungkin masuk ke sistem (menggunakan desikan/silika gel) karena air dapat membeku dan menyumbat saluran. Ketiga, menampung sementara freon cair sebelum dialirkan.

Katup Ekspansi (Pengabut):

Berfungsi mengubah cairan freon bertekanan tinggi menjadi kabut (uap) bertekanan rendah secara drastis. Penurunan tekanan yang tiba-tiba ini mengakibatkan penurunan suhu yang ekstrem (efek Joule-Thomson), mempersiapkan freon dingin untuk masuk ke evaporator.

Evaporator (Penyerap Panas):

Terletak tersembunyi di balik dashboard. Bentuknya mirip radiator kecil dengan banyak sirip. Freon dingin mengalir di dalamnya menyerap panas dari udara kabin yang ditiupkan oleh Blower. Efek sampingnya, uap air di udara akan mengembun di permukaan evaporator (itulah sebabnya ada tetesan air di kolong mobil saat AC menyala).

Siklus Pendinginan: Langkah demi Langkah

Mari kita telusuri perjalanan sang "kurir" (Freon) dalam satu putaran siklus yang terus berulang:

Langkah 1: Kompresi (Tekanan & Suhu Tinggi)

Saat AC dinyalakan, Kompresor menghisap gas freon dari evaporator (sisi tekanan rendah). Gas ini ditekan kuat-kuat sehingga keluar menuju kondensor dalam bentuk gas bertekanan tinggi dan bersuhu tinggi (bisa mencapai 80-90°C).

Langkah 2: Kondensasi (Pelepasan Kalor)

Gas panas mengalir ke Kondensor. Udara luar yang dihembuskan kipas mendinginkan pipa-pipa kondensor. Terjadi perubahan wujud (kondensasi) dari gas menjadi cairan bertekanan tinggi yang hangat. Di sini, panas dari dalam kabin sebenarnya "dibuang" ke jalanan.

Langkah 3: Purifikasi

Cairan freon mengalir ke Receiver Drier. Di sini dipastikan hanya freon cair murni (tanpa gelembung gas dan uap air) yang boleh lewat menuju tahap selanjutnya agar proses pendinginan maksimal.

Langkah 4: Ekspansi (Pengabutan Ekstrem)

Cairan freon disemprotkan melewati lubang sangat kecil pada Katup Ekspansi. Akibatnya, tekanan jeblok drastis. Freon berubah wujud menjadi campuran kabut dingin bertekanan rendah (sekitar 0°C - 5°C).

Langkah 5: Evaporasi (Pendinginan Kabin)

Kabut dingin masuk ke EvaporatorBlower meniupkan udara sirkulasi kabin menembus kisi-kisi evaporator. Freon menyerap panas dari udara tersebut dan mendidih kembali menjadi gas. Udara yang kehilangan panasnya kemudian keluar dari ventilasi AC sebagai angin sejuk yang Anda rasakan.

Langkah 6: Resirkulasi

Freon yang kini sudah kembali berwujud gas (karena menyerap panas) kembali dihisap oleh Kompresor untuk ditekan ulang. Siklus ini berputar terus menerus selama AC menyala.

Kenyamanan Kabin di Era Modern

Pemahaman tentang sistem AC ini membawa kita pada apresiasi terhadap teknologi kendaraan masa kini. Tantangan mobil modern bukan hanya soal "asal dingin", tetapi bagaimana mencapai suhu ideal dengan efisiensi energi terbaik, terutama pada kendaraan hybrid.

Salah satu contoh penerapan teknologi ini dapat ditemukan pada Chery Tiggo Cross. Sebagai kendaraan yang mengedepankan kenyamanan urban, sistem tata udara pada Tiggo Cross dirancang untuk bekerja hening namun cepat mencapai suhu yang diinginkan (Fast Cooling).

Dengan manajemen kompresor yang efisien khas kendaraan modern, beban kerja mesin tetap terjaga ringan, mendukung performa irit bahan bakar yang menjadi keunggulan varian hybrid-nya. Kenyamanan ini disempurnakan dengan kabin yang kedap dan filter udara yang menjaga sirkulasi tetap bersih, memastikan perjalanan Anda tidak hanya sejuk, tetapi juga berkualitas.

Kesimpulan

Sistem AC mobil adalah perpaduan fisika dan teknik mesin yang brilian. Merawat kelima komponen utamanya seperti rutin mengganti filter kabin dan membersihkan kondensor adalah kunci agar performa pendinginan tetap prima.

Jangan biarkan perjalanan Anda terganggu oleh panas. Pahami kendaraan Anda, dan nikmati setiap perjalanan dengan kenyamanan maksimal.

Baca Selengkapnya
Penjelasan dan Aturan ganjil genap di Jakarta terbaru 2026
Tips & Trik
05 January 2026

Penjelasan dan Aturan ganjil genap di Jakarta terbaru 2026

Bagi warga Jakarta dan kaum komuter yang setiap hari melintasi ibu kota, aturan Ganjil Genap (Gage) bukan lagi sekadar kebijakan lalu lintas, melainkan "ritme hidup" yang harus dipatuhi. Memasuki tahun 2026, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama Polda Metro Jaya semakin memperketat pengawasan aturan ini melalui teknologi kamera ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement) yang tersebar di ratusan titik.

Salah perhitungan tanggal atau lupa jam operasional bisa berakibat fatal: surat tilang elektronik tiba di rumah dengan denda maksimal Rp500.000. Agar mobilitas Anda tetap lancar dan dompet aman, berikut adalah pembedahan lengkap aturan Ganjil Genap Jakarta edisi terbaru.

1. Mekanisme Dasar: Cara Menghitung

Prinsipnya tetap sederhana namun krusial:

  • Plat Ganjil: Angka terakhir pada plat nomor adalah 1, 3, 5, 7, atau 9. (Boleh lewat di tanggal ganjil).
  • Plat Genap: Angka terakhir pada plat nomor adalah 0, 2, 4, 6, atau 8. (Boleh lewat di tanggal genap).

Catatan: Yang dilihat hanya satu angka paling belakang sebelum huruf seri.

2. Jam Operasional (Waktu Berlaku)

Aturan ini tidak berlaku 24 jam, melainkan hanya pada jam sibuk (rush hour) di hari kerja.

  • Pagi Hari: Pukul 06.00 WIB – 10.00 WIB
  • Sore – Malam Hari: Pukul 16.00 WIB – 21.00 WIB

Kapan aturan ini TIDAK berlaku?

  • Hari Sabtu dan Minggu.
  • Hari Libur Nasional (Tanggal Merah).
  • Hari Cuti Bersama yang ditetapkan pemerintah.

3. Daftar 25 Ruas Jalan Protokol (Titik Ganjil Genap)

Di tahun 2026, area Ganjil Genap mencakup jalur-jalur arteri utama Jakarta. Jika tujuan Anda melewati jalan berikut, pastikan plat nomor Anda sesuai tanggal.

Jakarta Pusat & Selatan (Koridor Utama)

  1. Jalan Pintu Besar Selatan
  2. Jalan Gajah Mada
  3. Jalan Hayam Wuruk
  4. Jalan Majapahit
  5. Jalan Medan Merdeka Barat
  6. Jalan M.H. Thamrin
  7. Jalan Jenderal Sudirman
  8. Jalan Sisingamangaraja
  9. Jalan Panglima Polim
  10. Jalan Fatmawati
  11. Jalan Suryopranoto
  12. Jalan Balikpapan
  13. Jalan Kyai Caringin
  14. Jalan Tomang Raya
  15. Jalan Jenderal S. Parman
  16. Jalan Gatot Subroto
  17. Jalan M.T. Haryono
  18. Jalan H.R. Rasuna Said

Jakarta Timur & Utara

  1. Jalan D.I. Panjaitan
  2. Jalan Jenderal A. Yani
  3. Jalan Pramuka
  4. Jalan Salemba Raya (Sisi Barat)
  5. Jalan Kramat Raya
  6. Jalan Stasiun Senen
  7. Jalan Gunung Sahari

Selain 25 jalan di atas, aturan ini juga berlaku di 28 akses gerbang tol dalam kota. Artinya, saat Anda keluar dari tol menuju jalan arteri di atas pada jam sibuk, aturan ganjil genap langsung berlaku.

4. Pengecualian: Siapa yang Bebas Melintas?

Tidak semua kendaraan terikat aturan ini. Berikut adalah daftar kendaraan "VIP" yang memiliki imunitas terhadap Ganjil Genap:

  • Kendaraan Pimpinan Lembaga Negara RI.
  • Kendaraan Dinas Operasional Pemerintah (Plat Merah).
  • Pemadam Kebakaran dan Ambulans.
  • Kendaraan yang membawa penyandang disabilitas (dengan stiker khusus).
  • Kendaraan Listrik / Electric Vehicle (Plat dengan lis biru).

Strategi Cerdas Menaklukkan Ganjil Genap

Menghadapi aturan pembatasan ini memerlukan strategi pemilihan kendaraan yang tepat. Sebagai Modern Automotive Expert, saya merekomendasikan dua pendekatan berbeda sesuai gaya hidup Anda.

Opsi A: "The Freedom Seeker" (Bebas Aturan Selamanya)

Jika Anda lelah harus mengecek kalender setiap pagi atau memiliki mobilitas tinggi yang tidak bisa dibatasi waktu, beralih ke kendaraan listrik adalah satu-satunya solusi permanen.

Di sinilah Chery E5 hadir sebagai game changer. Sebagai SUV listrik dengan desain Fashion Cube yang unik dan estetik, Chery E5 tidak hanya menarik perhatian di jalanan Sudirman-Thamrin, tetapi juga kebal terhadap aturan Ganjil Genap. Anda bebas melintas di 25 ruas jalan protokol kapan saja, baik pagi maupun sore, tanpa takut tilang. Ini adalah definisi kebebasan mutlak bagi kaum urban Jakarta.

Opsi B: "The Comfort Cruiser" (Kenyamanan di Tengah Batasan)

Jika Anda masih setia pada mesin konvensional karena kebutuhan keluarga besar (7-seater), strategi Anda adalah manajemen waktu. Terkadang, Anda harus berangkat lebih awal atau menunggu jam ganjil genap berakhir di kantor/kafe.

Untuk skenario ini, Anda membutuhkan "ruang tunggu" berjalan yang senyaman rumah. Chery Tiggo 9 CSH  menawarkan kabin lapang dengan fitur premium yang membuat waktu tunggu tidak terasa menyiksa. Dengan jok kulit berkualitas tinggi, sistem hiburan canggih, dan kekedapan kabin yang superior, terjebak macet atau menunggu jam 10.00 pagi di dalam Tiggo 8 tetap terasa rileks dan berkelas.

Kesimpulan

Aturan Ganjil Genap Jakarta dibuat untuk mengatur ritme kota, bukan untuk menghentikan aktivitas Anda. Pilihan ada di tangan Anda: beradaptasi dengan jadwal menggunakan kenyamanan Tiggo 9 CSH, atau mendobrak batasan aturan dengan kebebasan Chery E5.

Apapun pilihan Anda, pastikan kendaraan Anda mendukung produktivitas dan gaya hidup Anda di tahun 2026 ini.

Disclaimer: Aturan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai diskresi Ditlantas Polda Metro Jaya dan Dinas Perhubungan DKI Jakarta. Pastikan selalu memantau info lalu lintas terkini.

Baca Selengkapnya
Daftar Kode Plat Nomor Kendaraan Lengkap Seluruh Indonesia
Tips & Trik
05 January 2026

Daftar Kode Plat Nomor Kendaraan Lengkap Seluruh Indonesia

Pernahkah Anda berpapasan dengan mobil berdesain menarik di jalan tol, lalu penasaran dari kota mana mobil tersebut berasal? Atau mungkin Anda sedang berencana membeli mobil bekas dan ingin memastikan asal daerah kendaraan tersebut untuk mengestimasi biaya mutasi?

Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB), atau yang umum kita sebut Plat Nomor, adalah identitas primer setiap kendaraan di jalan raya. Bagi seorang pengemudi cerdas, memahami kode ini bukan sekadar menghafal huruf, melainkan memahami demografi dan regulasi lalu lintas.

Artikel ini akan menjadi referensi lengkap Anda mengenai kode wilayah kendaraan di seluruh nusantara, serta pembaruan terkini mengenai regulasi warna plat nomor.

Membaca Anatomi Plat Nomor

Sebelum masuk ke daftar wilayah, mari kita bedah struktur TNKB di Indonesia. Sebuah plat nomor standar terdiri dari tiga bagian utama:

  1. Kode Huruf Depan: Menunjukkan wilayah registrasi kendaraan (Karesidenan atau Provinsi). Contoh: B untuk Jadetabek.
  2. Angka: Nomor urut pendaftaran.
  3. Kode Huruf Belakang: Menunjukkan sub-wilayah (Kota/Kabupaten) dan jenis kendaraan.
    • Contoh: B 1234 SZA. Huruf B adalah Jakarta, S pada bagian belakang biasanya menandakan wilayah Jakarta Selatan.

Transformasi Warna: Mengapa Sekarang Putih?

Mungkin Anda menyadari semakin banyaknya mobil dengan plat dasar putih dan tulisan hitam. Ini bukan modifikasi, melainkan aturan resmi Polri (Perpol No. 7 Tahun 2021). Perubahan dari dasar hitam ke putih bertujuan untuk meningkatkan akurasi kamera ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement) dalam membaca plat nomor, terutama di malam hari.

Daftar Lengkap Kode Plat Nomor Berdasarkan Pulau

Berikut adalah kompilasi kode plat nomor (Huruf Depan) dari Sabang sampai Merauke.

1. Pulau Sumatera

Wilayah Sumatera memiliki variasi kode yang cukup banyak, membentang dari Aceh hingga Lampung.

KodeWilayah Provinsi / Karesidenan
BLAceh
BKSumatera Utara (Medan & Pesisir Timur)
BBSumatera Utara (Pesisir Barat/Tapanuli)
BASumatera Barat
BMRiau
BPKepulauan Riau (Batam, Tanjung Pinang)
BGSumatera Selatan (Palembang)
BNBangka Belitung
BELampung
BDBengkulu
BHJambi

2. Pulau Jawa (DKI, Banten, Jabar)

Pusat populasi kendaraan terbesar di Indonesia.

KodeWilayah Provinsi / Karesidenan
ABanten (Serang, Cilegon, Pandeglang, Lebak)
BDKI Jakarta, Depok, Bekasi, Tangerang
DBandung, Cimahi (Priangan Barat)
ECirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan
FBogor, Cianjur, Sukabumi
TKarawang, Purwakarta, Subang
ZGarut, Tasikmalaya, Sumedang, Ciamis

3. Pulau Jawa (Jateng, DIY, Jatim)

KodeWilayah Provinsi / Karesidenan
GPekalongan, Brebes, Tegal (Pantura Barat)
HSemarang, Salatiga, Kendal
KPati, Kudus, Jepara, Grobogan
RBanyumas, Cilacap, Purwokerto
AAMagelang, Purworejo, Kebumen
ADSurakarta (Solo), Boyolali, Sragen
ABDI Yogyakarta
LSurabaya
WSidoarjo, Gresik
NMalang, Pasuruan, Probolinggo
SBojonegoro, Mojokerto, Tuban
PBesuki, Banyuwangi, Jember
AGKediri, Blitar, Tulungagung
AEMadiun, Ngawi, Ponorogo
MMadura

4. Bali & Nusa Tenggara

Destinasi wisata dengan kode plat yang ikonik.

KodeWilayah Provinsi / Karesidenan
DKBali
DRLombok (Mataram, Lombok Barat/Tengah/Timur)
EASumbawa
DHTimor (Kupang)
EBFlores
EDSumba

5. Pulau Kalimantan

KodeWilayah Provinsi / Karesidenan
KBKalimantan Barat (Pontianak)
DAKalimantan Selatan (Banjarmasin)
KHKalimantan Tengah (Palangkaraya)
KTKalimantan Timur (Samarinda, Balikpapan)
KUKalimantan Utara

6. Pulau Sulawesi

KodeWilayah Provinsi / Karesidenan
DBSulawesi Utara (Manado)
DLSulawesi Utara (Kep. Sangihe)
DMGorontalo
DNSulawesi Tengah (Palu)
DTSulawesi Tenggara (Kendari)
DDSulawesi Selatan (Makassar)
DPSulawesi Selatan (Parepare, Luwu, Toraja)
DCSulawesi Barat

7. Maluku & Papua

KodeWilayah Provinsi / Karesidenan
DEMaluku (Ambon)
DGMaluku Utara (Ternate)
PAPapua (Jayapura)
PBPapua Barat

 

"Plat Biru": Simbol Prestise Baru di Jalan Raya

Selain kode wilayah, ada satu jenis plat nomor yang kini semakin sering terlihat dan menarik perhatian: Plat dengan lis warna biru di bagian bawah (atau samping pada model lama).

Ini adalah penanda khusus untuk Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB). Plat ini bukan sekadar identitas visual, tapi juga "tiket VIP" di jalan raya ibu kota.

Keistimewaan Menggunakan "Plat Biru"

Mengemudikan mobil dengan plat berlis biru, seperti Chery Omoda E5, memberikan keuntungan praktis yang tidak dimiliki plat biasa:

  1. Bebas Ganjil-Genap: Anda bisa melintasi jalanan protokol Jakarta (seperti Sudirman-Thamrin) kapan saja tanpa khawatir tanggal.
  2. Insentif Pajak: Biaya Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama (BBN) jauh lebih rendah dibandingkan mobil konvensional.
  3. Simbol Gaya Hidup: Menunjukkan komitmen Anda pada teknologi masa depan dan keberlanjutan lingkungan.

Pilihan Cerdas untuk Mobilitas Modern

Baik Anda menggunakan plat B (Jakarta), L (Surabaya), atau DK (Bali), memilih kendaraan yang tepat adalah kunci kenyamanan.

  • Jika Anda menginginkan kebebasan mobilitas tanpa batas ganjil-genap, Chery Omoda E5 dengan jarak tempuh 430 KM adalah pilihan futuristik yang paling masuk akal.
  • Namun, jika Anda membutuhkan ketangguhan SUV premium untuk menjelajah berbagai kode wilayah dari A (Banten) hingga P (Banyuwangi)Chery Tiggo 8 CSH menawarkan performa dan kemewahan kabin First Class yang siap menemani perjalanan jauh Anda.

Kesimpulan

Kode plat nomor adalah identitas asal usul kendaraan, namun jenis kendaraan yang Anda pilih menentukan kualitas perjalanan Anda. Dengan memahami kode wilayah, Anda bisa lebih waspada terhadap karakter pengendara dari berbagai daerah.

Sudah siap mengganti plat nomor lama Anda dengan unit baru yang lebih canggih? Kunjungi dealer Chery terdekat dan rasakan inovasi berkendara yang sesungguhnya.

Catatan: Daftar kode di atas dapat mengalami pemekaran atau perubahan sesuai kebijakan Korlantas Polri dan Peraturan Pemerintah Daerah setempat.

Baca Selengkapnya
Daftar Rest Area Tol Trans Jawa Terlengkap dan Terbaru 2026
Tips & Trik
05 January 2026

Daftar Rest Area Tol Trans Jawa Terlengkap dan Terbaru 2026

Tol Trans Jawa telah menjadi tulang punggung mobilitas di Pulau Jawa, menghubungkan Merak hingga ujung timur Jawa dengan efisiensi waktu yang luar biasa. Memasuki tahun 2026, infrastruktur di sepanjang jalur ini semakin matang. Tidak hanya soal kualitas aspal, tetapi juga standar fasilitas di Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) yang semakin memanjakan pengemudi.

Bagi Anda yang merencanakan perjalanan bisnis atau roadtrip wisata bersama keluarga, memiliki daftar lokasi istirahat yang lengkap adalah strategi krusial. Artikel ini adalah panduan paling komprehensif untuk merencanakan titik henti Anda.

Kode Arah: A dan B

Sebelum membaca daftar di bawah, pahami kode arah agar Anda tidak salah mengantisipasi lokasi:

  • Jalur A (Ambon/Away): Kode untuk rest area yang berada di jalur menjauh dari Jakarta (menuju arah Timur/Jawa Tengah/Jawa Timur/Merak arah keluar).
  • Jalur B (Back/Balik): Kode untuk rest area yang berada di jalur menuju kembali ke Jakarta (arah Barat).

Klasifikasi Tipe Rest Area

Pahami fasilitas yang bisa Anda harapkan berdasarkan tipe rest area:

  • Tipe A (Lengkap & Luas): Area luas (min. 6 hektar). Wajib memiliki SPBU, SPKLU (Charging Station), parkir luas, masjid, restoran/pujasera, minimarket, toilet gratis, ATM center, dan bengkel siaga.
  • Tipe B (Menengah): Area lebih kecil (min. 3 hektar). Fasilitas dasar: toilet, masjid, pujasera, ATM. SPBU mungkin ada (modul kecil) atau tidak ada.
  • Tipe C (Fungsional): Biasanya beroperasi saat musim padat (Lebaran/Nataru). Fasilitas dasar: toilet, mushola, kios makanan.

I. Wilayah Barat (Banten & Jabodetabek)

Gerbang awal dan akhir bagi warga ibu kota dan sekitarnya.

Ruas Tol Tangerang – Merak

  • Arah Merak (Jalur A): KM 42 A, KM 68 A
  • Arah Jakarta (Jalur B): KM 68 B, KM 45 B, KM 43 B

Ruas Tol Jakarta – Tangerang

  • Arah Tangerang (Jalur A): KM 13+500 A
  • Arah Jakarta (Jalur B): KM 14 B

Ruas Tol Jagorawi (Arah Ciawi/Bogor)

Meski bukan jalur utama Trans Jawa ke Timur, ini adalah jalur vital wisata selatan.

  • Arah Ciawi (Jalur A): KM 10 A, KM 38 A, KM 46+050 A
  • Arah Jakarta (Jalur B): KM 21 B, KM 22 B, KM 35+650 B, KM 38+950 B

II. Jalur Utama Trans Jawa (Jawa Barat - Jawa Tengah)

Ruas paling sibuk dengan pilihan rest area terbanyak.

Ruas Tol Jakarta – Cikampek (Japek)

  • Arah Cikampek (Jalur A): KM 19 A, KM 33 A, KM 39 A, KM 57 A (Favorit), KM 59 A
  • Arah Jakarta (Jalur B): KM 6 B, KM 32 B, KM 33 B, KM 42 B, KM 52 B, KM 58 B, KM 60 B, KM 62 B, KM 71 B

Ruas Tol Cipularang & Purbaleunyi (Arah Bandung)

  • Arah Bandung/Cileunyi (Jalur A): KM 72 A, KM 88 A
  • Arah Jakarta (Jalur B): KM 72 B, KM 73 B, KM 88 B, KM 97 B (Favorit), KM 125 B, KM 149 B

Ruas Tol Palimanan – Kanci

  • Arah Kanci (Jalur A): KM 207 A
  • Arah Palimanan/Jakarta (Jalur B): KM 208 B

Ruas Tol Kanci – Pejagan

  • Arah Jakarta (Jalur B): KM 229 B

Ruas Tol Pejagan – Pemalang

  • Arah Jakarta (Jalur B): KM 260 B (Heritage), KM 282 B

Ruas Tol Batang – Semarang

  • Arah Semarang (Jalur A): KM 379 A, KM 391 A, KM 429 A (Favorit)
  • Arah Batang/Jakarta (Jalur B): KM 360 B, KM 389 B

Ruas Tol Semarang – Solo

  • Arah Solo (Jalur A): KM 429 A, KM 456 A, KM 487 A, KM 538 A
  • Arah Semarang (Jalur B): KM 419 B, KM 429 B, KM 456 B, KM 487 B

III. Jalur Timur (Jawa Tengah - Jawa Timur)

Jalur lurus panjang yang membutuhkan konsentrasi tinggi.

Ruas Tol Solo – Ngawi

  • Arah Ngawi (Jalur A): KM 519+250 A, KM 538+400 A, KM 575 A
  • Arah Solo (Jalur B): KM 519+250 B, KM 538 B, KM 575 B

Ruas Tol Ngawi – Kertosono

  • Arah Solo/Jakarta (Jalur B): KM 597 B, KM 626 B, KM 640 B

Ruas Tol Surabaya – Mojokerto

  • Arah Mojokerto (Jalur A): KM 725 A
  • Arah Surabaya (Jalur B): KM 725 B

Ruas Tol Surabaya – Gempol

  • Arah Gempol (Jalur A): KM 26 A
  • Arah Surabaya (Jalur B): KM 25 B

Ruas Tol Gempol – Pasuruan

  • Arah Pasuruan (Jalur A): KM 16 A
  • Arah Gempol (Jalur B): KM 64 A

Ruas Tol Pasuruan – Probolinggo

  • Arah Probolinggo (Jalur A): KM 833 A
  • Arah Pasuruan (Jalur B): KM 833 B

3 Rekomendasi Rest Area "Wajib Mampir" (The Icons)

Jika perjalanan adalah bagian dari liburan, maka tiga rest area ini adalah destinasi wisata tersendiri. Kami memilihkan lokasi dengan konsep arsitektur dan pengalaman paling unik di sepanjang Trans Jawa.

1. Resta Pendopo KM 456 (Salatiga) - "The Skybridge"

Sering disebut sebagai "Mal di Tengah Tol", lokasi ini mendefinisikan ulang konsep istirahat. Daya tarik utamanya adalah Skybridge (jembatan penghubung) yang melintang di atas jalan tol, menghubungkan bangunan sisi A dan sisi B. Anda bisa berjalan kaki menyeberang sambil menikmati pemandangan lima gunung (Merapi, Merbabu, Sumbing, Sindoro, Ungaran). Arsitekturnya yang menyerupai Joglo megah dan pilihan tenant yang sangat lengkap (dari ritel branded hingga kuliner lokal premium) menjadikannya titik henti termewah di Jawa Tengah.

2. Rest Area Heritage KM 260B (Brebes) - "The Time Capsule"

Terletak di ruas Pejagan-Pemalang arah Jakarta, tempat ini menawarkan atmosfer yang tak tertandingi. Dibangun di atas bekas bangunan Pabrik Gula Banjaratma (berdiri sejak 1908), dinding bata merah terracotta yang vintage dan mesin-mesin giling tua yang dipertahankan menjadi latar foto yang sangat instagramable. Di sini, Anda bisa berburu oleh-oleh telur asin khas Brebes atau sekadar menikmati kopi di dalam bangunan cagar budaya yang artistik.

3. Rest Area Bale Nglaras KM 487 (Boyolali) - "The Rooftop View"

Jika Anda mencari ketenangan (healing) sejenak dari hiruk pikuk jalan tol, Bale Nglaras di ruas Semarang-Solo adalah jawabannya. Keunikannya terletak pada fasilitas Rooftop yang luas, di mana pengunjung bisa duduk santai menikmati udara sejuk Boyolali dengan latar belakang Gunung Merapi dan Merbabu yang gagah. Ikon patung sapi di area depan juga menjadi penanda unik bahwa Anda sedang berada di "Kota Susu". Sangat disarankan mampir saat sunset untuk pemandangan terbaik.

Perjalanan Jauh Terasa Dekat Bersama Chery

Menghafal lokasi istirahat adalah langkah cerdas, namun kenyamanan perjalanan sejatinya dimulai dari dalam kabin mobil Anda. Melintasi ratusan kilometer dari Jakarta hingga Probolinggo membutuhkan kendaraan yang tidak hanya tangguh, tapi juga memanjakan pengemudi.

Stabilitas dan Kenyamanan Premium

Untuk rute panjang seperti Trans Jawa, Chery Tiggo 8 Pro menghadirkan pengalaman berkendara kelas satu. Dengan jok yang didesain ergonomis (Business Class Seating) dan fitur keselamatan aktif ADAS (Advanced Driver Assistance Systems), kelelahan pengemudi dapat diminimalisir secara signifikan. Fitur Adaptive Cruise Control akan sangat membantu Anda menjaga jarak aman secara otomatis di jalur tol yang panjang.

Bebas Cemas dengan Omoda E5

Khawatir membawa mobil listrik ke luar kota? Dengan Chery Omoda E5, kekhawatiran itu sirna. Infrastruktur SPKLU (Charging Station) kini tersedia di hampir seluruh Rest Area Tipe A yang tercantum di atas. Sambil Anda menikmati kopi di KM 456 atau berfoto di KM 260B, Omoda E5 Anda dapat mengisi daya dengan cepat (Fast Charging). Efisiensi biaya dan performa senyapnya membuat perjalanan touring Jawa-Bali menjadi pengalaman futuristik yang menyenangkan.

Ingat: Keselamatan adalah prioritas. Jika lelah, menepilah. Rest area dibangun untuk Anda, dan Chery dirancang untuk menjaga Anda sampai di tujuan.

Disclaimer: Daftar fasilitas dapat berubah sewaktu-waktu tergantung kebijakan pengelola tol. Pastikan saldo uang elektronik Anda mencukupi sebelum memasuki gerbang tol.

Baca Selengkapnya

Pengaturan Preferensi Privasi

Chery Indonesia menggunakan cookie untuk memastikan fungsi situs web kami berfungsi dengan baik dan terus meningkatkan pengalaman Anda. Kami juga mempersonalisasi fungsi-fungsi pemasaran dan iklan berdasarkan preferensi Anda, yang mungkin terhubung denggan pihak ketiga. Bermitra dengan para pelaku industri, kami berbagi data cookie untuk menyempurnakan layanan kami. Selain itu, cookie kami juga menyimpan peferensi pengaturan Anda, menganalisa lalu lintas situs, dan memantau aktivitas penelusuran. Mohon menjau Pemberitahuan Cookie kami yang komprehensif untuk mengetahui lebih dalam tentang penggunaan cookie kami. Anda juga dapat mengatur preferensi Cookie dengan mengeklik tombol Pengaturan Cookie di bawah ini.