Complete Explanation of Hybrid Cars, How They Work, and Their Advantages-image
tips and tricks
24 November 2025

Penjelasan Lengkap Mobil Hybrid, Cara Kerja dan Kelebihannya

Tidak semua konsumen otomotif berpikir untuk memiliki mobil listrik murni (EV full electric), tetapi kebutuhan akan mobil yang lebih hemat bahan bakar dan lebih rendah emisi tidak bisa lagi diabaikan. Karena itu, mobil hybrid menjadi opsi transisi yang paling relevan. Teknologi ini mengkombinasikan mesin bensin dengan motor listrik, sehingga energi bisa dihasilkan dan dipakai secara lebih efisien dalam berbagai kondisi jalan.

Bagi banyak pengemudi, mobil hybrid menjawab tiga concern sekaligus: hemat biaya operasional, performa menjanjikan, dan kontribusi nyata terhadap keberlangsungan lingkungan. Itu sebabnya penjualan hybrid naik signifikan dalam beberapa tahun terakhir. 

Pada artikel ini, kita akan membahas dari A sampai Z: apa itu mobil hybrid, bagaimana cara kerjanya, jenis-jenisnya, hingga contoh mobil hybrid yang lagi high demand di Indonesia seperti Chery Tiggo Cross CSH dan Tiggo 8 CSH. Simak pembahasannya berikut ini.

Apa Itu Mobil Hybrid?

Mobil hybrid adalah kendaraan yang menggabungkan dua sumber tenaga yakni mesin bensin dan motor listrik. Keduanya bekerja saling melengkapi agar mobil lebih efisien dalam penggunaan energi. Motor listrik membantu meringankan kerja mesin bensin, terutama pada kecepatan rendah atau saat kondisi macet, sehingga bensin tidak terbakar berlebihan. Karena itu mobil hybrid bisa jauh lebih hemat BBM dibanding mobil bensin biasa.

Di lain sisi, mesin bensin diperlukan sebagai pendukung, sumber generator, dan cadangan tenaga saat baterai turun atau dibutuhkan performa. Pendukung lainnya juga dari regenerative braking sebagai sistem pendaur ulang energi. Sederhananya, sistem ini menangkap sebagian energi pengereman, kemudian mengubahnya menjadi listrik kembali untuk mengisi baterai. Inilah salah satu rahasia besar kenapa konsumsi bahan bakarnya bisa jauh lebih irit.

Cara Kerja Mobil Hybrid

Cara kerja dari perpaduan mesin bensin dan motor listrik akan bertemu dengan sistem elektronik onboard yang akan menentukan sumber energi mana yang paling efisien dipakai di setiap kondisi jalan.

Pada kecepatan rendah, motor listrik jadi penggerak utama. Kenapa? Karena pada kecepatan rendah, motor listrik jauh lebih responsif sekaligus lebih hemat energi. Ketika kecepatan mulai menanjak (misalnya di jalan tol) atau dibutuhkan power lebih besar untuk akselerasi, mesin bensin akan aktif mengambil alih. Kerja mesin bensin ini juga fleksibel, terkadang bekerja sendiri, tetapi juga bisa bersamaan dengan motor listrik untuk menghasilkan torsi gabungan.

Belum lagi adanya regenerative braking yang membantu mengubah energi saat pengereman menjadi listrik, kemudian disimpan kembali ke baterai. Jadi tidak ada energi yang terbuang sia-sia.

Semua proses switching energi ini terjadi otomatis. Pemilik mobil tidak perlu memilih manual kapan listrik, kapan bensin. Bagian kontrol mesin lah yang akan memutuskan mode paling efisien secara real-time menyesuaikan kondisi kendaraan dan gaya mengemudi. Hasilnya, kamu tetap dapat feel berkendara natural dengan konsumsi energi yang jauh lebih efisien dibanding mobil bensin biasa.

Jenis-Jenis Mobil Hybrid

Walaupun sama-sama menggabungkan bensin dan listrik, teknologi hybrid ternyata tidak hanya satu jenis. Ada level kemampuan berbeda yang menentukan seberapa jauh mobil bisa mengandalkan tenaga listriknya.

1. Mild Hybrid

Pada sistem Mild Hybrid, motor listrik hanya bertugas membantu mesin bensin agar lebih efisien. Motor listrik tidak bisa menggerakkan mobil sendirian, jadi mobil hybrid jenis ini tidak menawarkan mode EV murni. Namun, jika membicarakan efektivitasnya, efeknya tetap signifikan untuk efisiensi dan respon akselerasinya pun lebih halus karena beban mesin tidak sebesar mobil bensin biasa.

Mild Hybrid sebagai entry hybrid mempunyai sistem simpel, komponen sedikit, dan tidak membutuhkan baterai besar. Biasanya konsumen yang tidak ingin merasakan peralihan terlalu besar dari mobil bensin ke elektrifikasi banyak mencari jenis mobil ini karena tidak mengubah banyak perilaku berkendara.

2. Full Hybrid (HEV)

Full Hybrid (HEV) berada satu level di atas Mild Hybrid karena motor listriknya mampu menggerakkan mobil tanpa bensin, tapi hanya pada jarak pendek dan kondisi tertentu saja. Sistem ini tidak membutuhkan charging eksternal, sehingga pengisian daya baterai hanya mengandalkan regenerative braking serta peran mesin bensin sebagai generator. 

Perbedaannya jelas: pada mild hybrid, motor listrik bekerja sekadar sebagai pemompa efektivitas mesin bensin. Sementara pada full hybrid seperti yang digunakan oleh Chery Tiggo Cross CSH, mesin bensin berperan sebagai penggerak tambahan yang mengambil alih ketika motor listrik butuh backup tenaga atau saat baterai turun. 

Dalam praktiknya, HEV cocok untuk pengguna yang ingin hemat tetapi tidak ingin ribet mencari charging point. Sistem otomatis mengatur transisi bensin–listrik membuat mobil ini ideal untuk pemakaian urban di jalanan kota yang padat dan masih minim infrastruktur pengisian daya.

3. Plug-in Hybrid (PHEV)

PHEV adalah versi paling lengkap dari hybrid modern. Baterainya besar, bisa berkendara mode EV dengan jarak jauh, dan bisa external charging. Bahkan beberapa PHEV bisa berjalan sebagai EV murni untuk kegiatan harian dalam kota tanpa menyentuh bensin sama sekali. Inilah yang membuat PHEV seperti Chery Tiggo 8 CSH jadi pilihan paling relevan untuk pengguna yang ingin transisi ke full EV secara bertahap.

Jenis ini juga tidak mengorbankan fleksibilitas jarak jauh karena bensin tetap tersedia sebagai penggerak tambahan saat baterai turun atau saat membutuhkan performa ekstra. Dengan kombinasi ini, PHEV menawarkan dua benefit sekaligus: rasa berkendara EV dan kepastian jarak tempuh seperti mobil bensin.

Kelebihan dan Kekurangan Mobil Hybrid

Secara konsep, mobil hybrid memang dirancang menjadi “penengah” antara bensin dan listrik penuh. Sinergi antara mesin bensin dan motor listrik yang membuat hybrid terasa lebih rasional bagi pasar yang masih transisi menuju elektrifikasi. Dan pada level pengguna, manfaatnya benar-benar terasa langsung, seperti:

  • Konsumsi bahan bakar lebih hemat hingga 40%.
  • Emisi gas buang lebih rendah.
  • Performa tetap bertenaga.
  • Tidak membutuhkan colokan listrik (untuk HEV).

Namun begitu, mobil hybrid bukan tanpa kekurangan. Karena bersistem ganda, maka ada beberapa aspek operasional yang perlu jadi pertimbangan. Terutama bagi konsumen yang mempertimbangkan cost of ownership jangka panjang. Hal-hal yang perlu diperhatikan:

  • Harga beli lebih tinggi.
  • Baterai memiliki batas pakai. 
  • Biaya perawatan sistem ganda.

Baca Juga: 8 Cara Menghemat Bahan Bakar Saat Berkendara dengan SUV 

Review Mobil Hybrid-PHEV Chery, Tiggo Cross CSH dan Tiggo 8 CSH

Setelah memahami teori dan cara kerja hybrid, kita masuk ke contoh real di pasar Indonesia yang benar-benar bisa kamu pertimbangkan secara praktis. Chery menjadi salah satu brand yang paling agresif mendorong transisi elektrifikasi dan dua model berikut ini adalah bukti konkritnya. Keduanya sama-sama memakai pendekatan hybrid modern, tapi dengan karakter yang berbeda sesuai segmen dan prioritas pengguna.

1. Tiggo Cross CSH, Meraih “Favorite Hybrid Vehicle” di GIIAS 2025

Tiggo Cross CSH, Meraih “Favorite Hybrid Vehicle” di GIIAS 2025

Chery Tiggo Cross CSH menyasar pengguna yang ingin efisiensi dan value for money tinggi, namun tidak ingin kehilangan rasa fun to drive. Mesinnya menggunakan ACTECO G4G15B 1.498 cc dengan tenaga 95 HP dan torsi 120 Nm, dipadukan motor listrik berkekuatan 201 HP dan torsi 310 Nm. Transmisinya mengandalkan Dedicated Hybrid Transmission (DHT) yang membantu menyelaraskan respon mesin dan motor listrik secara natural dan baterai LFP 1.8 kWh memegang peran sebagai penyeimbang energi.

Performa akselerasinya pun responsif, 0-100 km/jam hanya 8 detik dengan konsumsi bensin yang diklaim sekitar 20 km/liter (WLTC). Untuk kenyamanan, fitur interiornya sangat modern: layar ganda 10.25 inci, Android Auto & Apple CarPlay, Carlink O, sunroof panoramic, AC dual zone, hingga kursi pengemudi elektrik. Dari sisi safety, lengkap dengan deteksi kantuk pada sopir, Kamera 540° HD Panoramic & 360°, 17 ADAS, 7 airbag, dan struktur rangka high strength steel. Chery pun berani memberi after-sales premium: garansi mesin 10 tahun/1.000.000 km, garansi baterai 8 tahun/160.000 km, plus free jasa servis 4 tahun/60.000 km.

2. Tiggo 8 CSH, PHEV Terlaris tahun 2025

Tiggo 8 CSH, PHEV Terlaris tahun 2025

Level berikutnya adalah Tiggo 8 CSH, PHEV yang bermain di segmen SUV premium dan menjadi PHEV terlaris 2025. Mobil ini ditenagai mesin 1.5L Turbocharged yang menghasilkan 143 PS/105 kW dan torsi 215 Nm, sedangkan total output hybridnya mencapai 240 PS dan 310 Nm. Sistem FWD dengan 1-DHT/Dedicated Hybrid Transmission memastikan tenaga disalurkan efisien, bahkan ketika mobil berada di kondisi power demand tinggi.

Baterai 18,3 kWh menjadi kunci kekuatannya sebagai PHEV. EV mode mencapai lebih dari 90 km, sementara total jarak tempuh bisa 1300+ km dalam sekali full charge dan full tank. Ini yang membuatnya menjadi pilihan paling ideal bagi daily commuter urban sekaligus long distance traveler.

Interiornya pun premium: layar infotainment 15,6 inci 2.5K, kamera 540° HD Panoramic, 12 speaker, fitur V2L (bisa supply daya ke luar), automatic sensing tail door, plus 14 ADAS untuk proteksi aktif.

Dua model ini pada dasarnya memperlihatkan satu hal: hybrid Chery bukan sekadar tren, tapi implementasi teknologi elektrifikasi yang matang dan terasa langsung benefitnya ke user sehari-hari.

Mengapa Mobil Hybrid Lebih Hemat Bahan Bakar?

Karena mobil hybrid memanfaatkan motor listrik untuk menggerakkan roda di momen-momen tertentu (terutama start, akselerasi awal, dan kecepatan rendah) mesin bensin tidak harus bekerja terus menerus. Transisi cerdas antara bensin dan listrik serta regenerative braking membuat energi yang terbuang bisa dikonversi kembali, sehingga konsumsi BBM bisa turun cukup signifikan.

Berapa Umur Baterai Mobil Hybrid?

Umumnya, umur baterai hybrid dapat bertahan sekitar 8–10 tahun atau 160–200 ribu km tergantung pemakaian dan lingkungan penggunaan. Banyak pabrikan juga memberikan garansi baterai panjang seperti Chery yang menggaransi 8 tahun untuk varian Tiggo Cross CSH dan 10 tahun untuk Tiggo 8 CSH.

Pada akhirnya, mobil hybrid menawarkan keseimbangan terbaik untuk konsumen yang ingin lebih hemat BBM tanpa kehilangan performa dan tanpa menunggu infrastruktur EV yang benar-benar matang. Kombinasi kerja mesin bensin dan motor listrik membuat energi lebih efisien, emisi lebih rendah, dan pengalaman berkendara tetap natural layaknya mobil konvensional. Karena itu, mobil hybrid menjadi jembatan transisi paling realistis menuju era elektrifikasi penuh. Cobalah test drive mobil hybrid dan PHEV Chery terbaru di dealer terdekat dan rasakan perbedaannya.

Produk Populer

Tips & Trik Lainnya

Chery Pamerkan Booth Futuristik, Aktivitas, dan Experience yang Paling Menarik di GJAW 2025
Tips & Trik
02 December 2025

Chery Pamerkan Booth Futuristik, Aktivitas, dan Experience yang Paling Menarik di GJAW 2025

Chery menunjukkan keseriusannya di pasar otomotif Indonesia dengan menghadirkan booth berdesain futuristik dan lebih luas pada gelaran GJAW 2025. Ekspansi ini bukan hanya soal tampilan, tetapi juga mencerminkan strategi Chery dalam menghadirkan lini produk yang lebih beragam dan modern.

Booth Chery di ICE BSD, Tangerang, juga diramaikan dengan berbagai aktivitas dan area experience. Pengunjung dapat mengenal teknologi kendaraan Chery secara langsung dan merasakan sejumlah pengalaman dengan produk-produk Chery. 

Pada momen ini, PT Chery Sales Indonesia (CSI) mengumumkan harga EV off-road J6T, meluncurkan dua varian baru Tiggo 8 CSH, serta memamerkan mobil konsep Chery X. Dengan area pameran yang jauh lebih luas, Chery dapat menghadirkan lebih banyak model unggulan dan menyediakan ruang interaktif bagi para pengunjung.

Chery Hadir dengan Booth Futuristik

Tampilan booth bergaya futuristik menjadi cara Chery menegaskan komitmennya dalam menghadirkan produk berteknologi modern. Di GJAW 2025, Chery juga memperluas area pamer dari 800 m² menjadi 1.280 m². 

Dengan area lebih besar, Chery dapat memajang lebih banyak model, mulai dari kendaraan konsep hingga jajaran SUV listrik dan hybrid. Pengunjung bisa menjelajahi berbagai model berteknologi ramah lingkungan berbasis Chery Super Hybrid (CSH), serta melihat lebih dekat deretan SUV unggulan seperti TIGGO Series, Chery C5, dan E5.

Aktivitas Interaktif di Booth Chery

Chery menyediakan ragam aktivitas interaktif untuk memperkenalkan desain, kenyamanan kabin, dan teknologi elektrifikasi yang menjadi identitas merek. Dengan adanya kegiatan ini, pengunjung dapat mengenali lebih jauh produk-produk Chery yang dipamerkan.

Di pameran ini, Chery memperkenalkan J6T dengan dua pilihan penggerak, yaitu FWD dan IWD. Untuk varian RWD dibanderol Rp525.500.000 dan dibekali baterai 65,9 kWh dengan jarak tempuh hingga 431 km (NEDC). Sementara varian IWD dijual Rp585.500.000 dengan baterai 69,77 kWh dan jarak tempuh mencapai 436 km (NEDC).

Selain itu, Chery juga merilis varian Tiggo 8 CSH Comfort dan AWD untuk melengkapi tipe Premium yang sebelumnya lebih dulu hadir. Varian Comfort dibanderol Rp439.900.000 (OTR Jakarta), sedangkan varian AWD yang menawarkan performa lebih tinggi dipasarkan di kisaran Rp559.900.000.

Pada GJAW 2025, Chery juga resmi menampilkan mobil konsep Chery X yang sebelumnya diperkenalkan di Cina dengan nama T1TP. Mobil unik ini menggabungkan kenyamanan SUV keluarga dengan fungsi pikap kabin ganda, sehingga menawarkan fleksibilitas dalam satu kendaraan.

Berbagai Experience Seru di Booth Chery

Pengunjung tidak hanya dapat melihat mobil di booth Chery, tetapi juga bisa mencoba langsung teknologi Chery melalui area test drive dan program interaktif lainnya. Seluruh model CSH tersedia untuk diuji, sehingga pengunjung bisa merasakan karakter mesin, perpindahan tenaga yang lebih halus, serta efisiensi bahan bakar.

Untuk menarik minat konsumen, Chery juga memberikan berbagai keuntungan khusus selama GJAW 2025. Bagi 1.000 pembeli pertama, tersedia Lifetime Warranty yang mencakup baterai, motor listrik, dan controller. Selain itu, pembelian mobil sudah termasuk Wall Charger 7 kW gratis, layanan Road Assistance tiga tahun, serta asuransi ban satu tahun.

Baca juga: Perbedaan J6 dengan J6T: Upgrade Fitur, Performa, & Teknologi

Tampilnya Chery dengan booth futuristik di ajang GJAW 2025 menegaskan komitmennya dalam menghadirkan produk-produk untuk mobilitas di era modern. Selama event pameran ini berlangsung, Anda bisa datang untuk mengenal lebih dekat model mobil Chery dan inovasi teknologi canggih yang ditawarkan. 

Bagi Anda yang sedang mencari mobil berteknologi modern dan ramah lingkungan, baik EV maupun hybrid, mari lihat model-modelnya dan spesifikasi lengkapnya di chery.co.id.

Baca Selengkapnya
Chery di GJAW 2025: Lineup SUV Paling Lengkap untuk Keluarga & Adventure
Tips & Trik
02 December 2025

Chery di GJAW 2025: Lineup SUV Paling Lengkap untuk Keluarga & Adventure

Chery tampil all out di pameran otomotif GAIKINDO Jakarta Auto Week (GJAW) 2025 yang digelar pada 21–30 November di ICE BSD, Tangerang. Tahun ini, Chery memperluas area booth dari yang sebelumnya hanya 800 m² kini menjadi 1.280 m². Selain menampilkan booth futuristik berukuran besar, Chery juga membawa line up SUV terlengkap.

Chery memamerkan lebih banyak model mobil di ajang GJAW tahun ini, baik itu SUV untuk kendaraan keluarga modern maupun off-road. Event ini juga dijadikan Chery sebagai momentum untuk meluncurkan beberapa mobil terbarunya serta menyediakan kesempatan test drive bagi pengunjung.

Seluruh pilihan tersebut dihadirkan untuk menjawab kebutuhan mobilitas modern. Mari simak apa saja line up mobil yang ditampilkan Chery di acara pameran otomotif ini dan gebrakan baru yang dimunculkan.

Line Up Mobil Chery di GJAW 2025

Booth Chery tahun ini menampilkan jajaran SUV premium yang semakin lengkap, meliputi TIGGO Series (TIGGO Cross CSH Hybrid, TIGGO 8 CSH, TIGGO 9 CSH AWD), J6 Series, Chery C5, Chery E5, hingga berbagai model berteknologi Chery Super Hybrid (CSH).

Pengunjung juga berkesempatan merasakan langsung performa sejumlah model Chery di area test drive. Bagi yang selama ini penasaran, Anda bisa menjajal sensasi mengendarai TIGGO Cross CSH Hybrid, TIGGO 8 CSH, TIGGO 9 CSH AWD, serta Chery J6T.

Mobil Chery untuk Pilihan Keluarga di GJAW

Chery Tiggo CSH menjadi pilihan ideal untuk mobil keluarga berkat konfigurasi 7 kursi, kabin luas, serta kelengkapan fitur kenyamanan dan keselamatan modern. Teknologi hybrid yang dibawanya menawarkan perpaduan antara tenaga yang responsif dan efisiensi bahan bakar. Seri Tiggo CSH ini hadir sebagai SUV premium serbaguna untuk berbagai kebutuhan.

Di event GJAW ini, Chery juga merilis dua varian baru Tiggo 8 CSH Comfort dan Tiggo 8 CSH AWD untuk menjangkau lebih banyak konsumen. Melalui perpaduan teknologi hybrid, efisiensi, dan fitur lengkap, model Tiggo 8 CSH ini sangat menunjang untuk kebutuhan mobilitas keluarga. 

Harga Tiggo 8 CSH varian Comfort dibuka mulai Rp439,9 juta, sebagai opsi paling terjangkau. Sementara Tiggo 8 CSH AWD yang diperuntukkan sebagai varian tertinggi, ditawarkan dengan harga Rp555,9 juta.

Mobil Chery untuk Off-road yang Tampil di GJAW

Chery memanfaatkan ajang GJAW 2025 sebagai kesempatan untuk memperkenalkan Chery J6T kepada konsumen Indonesia. Model J6T hadir sebagai versi tertinggi dari seri J6 yang telah ditingkatkan. Mobil gagah ini menawarkan kemampuan off-road yang lebih kuat, teknologi canggih, serta kenyamanan kabin untuk mendukung aktivitas petualangan.

Chery juga membawa Chery X ke Indonesia sebagai debut global concept launch. Kehadiran konsep “Ultimate Space Family Multi-SUV” ini menjadi langkah penting bagi Chery karena Indonesia sebagai lokasi peluncuran internasional setelah perkenalan resminya di China, pada Oktober lalu.

Salah satu inovasi utamanya adalah konsep “6=1”, yang memungkinkan satu kendaraan memiliki enam konfigurasi berbeda. Berkat desain modular, SUV masa depan Chery tersebut dapat diubah menjadi SUV tujuh penumpang, double cabin yang tangguh, hingga camper van lengkap dengan tenda atap dan sumber daya listrik eksternal.

Baca juga: Perbedaan J6 dengan J6T: Upgrade Fitur, Performa, & Teknologi

Seluruh model unggulan Chery dapat Anda temukan di booth 8B, ICE BSD Tangerang, sepanjang periode 21–30 November 2025. Melalui sesi test drive hingga beragam program interaktif, Chery mengajak pengunjung untuk merasakan langsung performa, desain, serta inovasi teknologi yang ditawarkan.

Bagi Anda yang sedang mencari mobil berteknologi canggih dan ramah lingkungan, baik EV maupun hyrbid, mari cek model-model mobil Chery dan spesifikasi lengkapnya di chery.co.id.

Baca Selengkapnya
Keunggulan J6T Dibandingkan Kompetitor di Segmen SUV Listrik Off-road
Tips & Trik
02 December 2025

Keunggulan J6T Dibandingkan Kompetitor di Segmen SUV Listrik Off-road

Mengaspalnya Chery J6T di Indonesia bakal meramaikan segmen SUV listrik. J6T hadir sebagai varian tertinggi dari model J6 yang meluncur lebih dulu. Dirancang sebagai EV off-road, J6T menawarkan spesifikasi lebih unggul di sejumlah aspek, mulai dari performa, desain, sistem keselamatan, dan sebagainya. 

Chery J6T siap menjadi pilihan ideal bagi pengguna yang mencari mobil listrik yang ramah lingkungan dan tangguh menghadapi berbagai medan. Dengan harga jual mulai dari Rp500 jutaan, J6T menawarkan spesifikasi yang handal di kelasnya. Meski didesain untuk perjalanan off-road, namun J6T tetap membawa sejumlah teknologi modern. 

Mari simak, berikut ini beberapa keunggulan J6T dibandingkan kompetitor, terutama di segmen SUV listrik off-road. 

1. Performa Mesin Gahar

Chery J6T menawarkan performa yang sangat kompetitif di kelasnya berkat dua pilihan konfigurasi, yaitu RWD dan iWD (AWD). Varian RWD menghasilkan tenaga 184 PS dengan torsi 220 Nm yang membuatnya sangat mumpuni untuk mobilitas harian. 

Sementara J6T varian iWD menghadirkan lonjakan performa signifikan hingga 279 PS dan torsi 385 Nm. Performa yang gahar ini membuat J6T sangat responsif di berbagai kondisi jalan. Selain itu, mobil ini juga dapat berakselerasi dengan impresif dalam 0–100 km/jam dengan waktu 6,5 detik.

Untuk penggunaan dalam kota hingga melintasi medan berat, Chery J6T menawarkan fleksibilitas dengan pilihan 8 mode berkendara. Mode seperti Muddy, Sand, Slippery Road, hingga Bumpy Road memberikan kontrol lebih presisi untuk beragam medan. Inilah yang membuat J6T menjadi EV urban yang juga siap diajak eksplorasi.

2. Baterai Berkapasitas Besar dan Tersedia Fitur V2L

Chery J6T menggunakan baterai LFP yang dikenal tahan panas, stabil, dan sangat aman dalam jangka panjang. Kapasitas baterai 65,69 kWh (RWD) dan 69,77 kWh (iWD) memberikan jarak tempuh 431–436 km berdasarkan standar NEDC. 

Selain jarak tempuh yang efisien, waktu fast charging J6T juga cukup unggul dengan 30%–80% hanya dalam 25 menit. Menariknya lagi, mobil listrik ini juga menyediakan fitur Vehicle to Load (V2L) yang sangat berguna untuk aktivitas luar ruang. Fitur ini sangat bermanfaat ketika pengguna membutuhkan pengisian daya listrik saat perjalanan.

Keunggulan lain dari  baterai J6T terletak pada sistem perlindungan baterainya. Dengan triple armor protection dan kemampuan menerjang air hingga 625 mm, J6T menjadi salah satu EV paling tangguh untuk penggunaan di wilayah tropis.

3. Desain Maskulin Namun Tetap Stylish

Chery J6T membawa konsep “Fashion Cube Box Design” yang memadukan karakter urban, sporty, dan tangguh. Siluet kotaknya memberi kesan modern sekaligus fungsional, cocok untuk pengguna muda ataupun keluarga yang mencari SUV stylish

Eksterior J6T tampil maskulin lewat bumper hitam dengan garis desain baru. Front Dual Guard berfinishing gloss juga membuat tampilannya semakin premium. LED foglamp menambah fungsionalitas saat berkendara di cuaca ekstrem. Velg besar 19 inci dengan ban 245/55 memperkuat tampilan kaki-kaki dan stabil saat melintasi medan beragam.

4. Bodi Tangguh untuk Medan Off-road

Chery J6T hadir sebagai SUV listrik yang benar-benar dirancang untuk petualangan. Dimensi 4.433 × 1.916 × 1.741 mm dengan wheelbase 2.715 mm memberi proporsi yang tetap agresif namun tetap kokoh. Meski dimensinya meningkat, bobot J6T justru lebih ringan berkat penggunaan rangka aluminium dengan kekakuan bodi hingga 30%.

Keunggulan mencolok dari J6T adalah di bagian ground clearance 225 mm yang lebih tinggi dibanding kompetitornya. Ditambah approach angle 26° dan departure angle 28°, J6T siap menghadapi jalan rusak, tanjakan curam, hingga medan berlumpur. Kemampuan ini membuat J6T dikenal sebagai SUV listrik yang siap diajak keluar dari zona aspal.

5. Interior Modern dan Premium 

Interior Chery J6T kini tampil lebih modern dengan sun visor baru, center box berdesain elegan, dan tata letak kabin yang terasa lebih ergonomis. Sentuhan-sentuhan ini memberikan pengalaman berkendara yang lebih premium tanpa mengorbankan fungsi. 

Selain itu, bagian panel instrumen 9,2 inci juga mendapat layout baru yang lebih informatif dan mudah dibaca. Chery J6T juga tetap membawa layar sentuh 15,6 inci sebagai pusat kontrol utama dengan antarmuka intuitif. 

J6T juga memaksimalkan kenyamanan dengan jok model New Section Seat Surface Design yang lebih ergonomis dan nyaman untuk perjalanan jauh. Penggunaan arm rest box dengan bukaan samping juga menambah kesan praktis, terutama untuk penggunaan harian.

6. Sistem Keselamatan dan Keamanan Lengkap

Chery J6T dibekali rangkaian fitur keselamatan yang lengkap, termasuk ADAS seperti Adaptive Cruise Control, Lane Keeping Assist, dan masih banyak lainnya. Selain itu, J6T didukung fitur off-road seperti Hill Descent Control yang membuatnya unggul di medan curam. 

Dengan struktur bodi kuat dan enam airbag, J6T sudah memenuhi standar keselamatan global untuk SUV modern. SUV listrik ini juga menyediakan fitur aplikasi Journey & Navigation guna menambah pengalaman berkendara yang lebih aman dan personal untuk berpetualang.

Keamanan baterai J6T menjadi salah satu yang paling menonjol di kelasnya berkat triple armor protection. Sistem keamanan baterai mobil ini mampu menerjang banjir hingga 625 mm, sehingga berani untuk menerjang medan berair.

Baca juga: Perbedaan Chery J6 dan J6T: Upgrade Fitur, Performa, & Teknologi

Chery J6T tidak hanya menawarkan performa bertenaga khas SUV listrik, tetapi juga menggabungkan keamanan, kenyamanan, dan teknologi modern. Dengan desain stylish, kemampuan off-road, serta sistem baterai yang aman dan efisien, Chery J6T menjadi pilihan menarik bagi konsumen yang menginginkan kendaraan listrik untuk berbagai medan. 

Jika Anda mencari SUV listrik yang handal dan tangguh untuk penggunaan harian maupun petualangan, Chery J6T patut Anda lirik. Mari cek model mobil Chery lainnya dan spesifikasi lengkapnya di chery.co.id

Baca Selengkapnya

Pengaturan Preferensi Privasi

Chery Indonesia menggunakan cookie untuk memastikan fungsi situs web kami berfungsi dengan baik dan terus meningkatkan pengalaman Anda. Kami juga mempersonalisasi fungsi-fungsi pemasaran dan iklan berdasarkan preferensi Anda, yang mungkin terhubung denggan pihak ketiga. Bermitra dengan para pelaku industri, kami berbagi data cookie untuk menyempurnakan layanan kami. Selain itu, cookie kami juga menyimpan peferensi pengaturan Anda, menganalisa lalu lintas situs, dan memantau aktivitas penelusuran. Mohon menjau Pemberitahuan Cookie kami yang komprehensif untuk mengetahui lebih dalam tentang penggunaan cookie kami. Anda juga dapat mengatur preferensi Cookie dengan mengeklik tombol Pengaturan Cookie di bawah ini.