10 Cara Menghemat BBM Mobil 2026 yang Benar-benar Efektif
Menghemat BBM dapat dilakukan dengan menjaga kecepatan stabil, menghindari akselerasi mendadak, memastikan tekanan angin ban sesuai, melakukan servis berkala, dan menggunakan bahan bakar sesuai spesifikasi mesin.
Langkah-langkah ini dapat menurunkan konsumsi bahan bakar secara signifikan dan menjaga performa kendaraan tetap optimal.
Dalam artikel ini, Anda akan mempelajari berbagai cara menghemat bahan bakar yang dapat diterapkan secara lebih mendalam pada penggunaan mobil sehari-hari.
Mengapa Harus Menghemat BBM?
Berikut beberapa alasan mengapa kebiasaan menghemat BBM ini penting untuk diterapkan:
1. Harga BBM Terus Mengalami Penyesuaian
Harga bahan bakar cenderung mengalami perubahan dari waktu ke waktu. Dengan mengelola konsumsi BBM secara efisien, Anda dapat mengurangi dampak kenaikan biaya operasional.
2. Membantu Menghemat Pengeluaran Jangka Panjang
Semakin efisien konsumsi BBM Anda, semakin besar potensi Anda melakukan penghematan jangka panjang.
Baca juga: Mobil Hybrid Lebih Irit dari Mobil Biasa? Ini Datanya
3. Menjaga Kesehatan Mesin dan Mengurangi Emisi
Kebiasaan hemat BBM membuat mesin bekerja lebih ringan dan optimal serta membantu mengurangi emisi gas buang sehingga lebih ramah lingkungan.
Cara Menghemat Bahan Bakar Mobil
Menghemat bahan bakar tidak selalu memerlukan perubahan besar. Dengan kebiasaan berkendara yang tepat dan perawatan rutin, Anda dapat menekan konsumsi BBM dan menjaga performa mobil tetap optimal.
1. Jaga Kecepatan Tetap Stabil
Menjaga kecepatan stabil adalah salah satu cara paling efektif untuk menghemat bahan bakar, karena mesin tidak perlu bekerja keras akibat akselerasi dan deselerasi yang sering.
Jika memungkinkan, pertahankan kecepatan sekitar 80 km/jam agar konsumsi BBM tetap efisien. Kebiasaan ini dapat menghemat bahan bakar hingga 20–30% dibandingkan gaya berkendara agresif.
2. Menjaga Tekanan Angin Pada Ban
Periksa tekanan angin ban secara rutin, setidaknya sekali setiap bulan sesuai rekomendasi pabrikan.
Ban yang kurang angin meningkatkan hambatan gulir sehingga mesin membutuhkan tenaga tambahan dan konsumsi BBM menjadi lebih boros.
Sebaliknya, tekanan angin yang ideal membantu mobil melaju lebih efisien dan dapat menghemat bahan bakar hingga 10–15%.
3. Hindari Menginjak Pedal Gas Mendadak
Menginjak pedal gas secara tiba-tiba membuat sistem bahan bakar mengirimkan BBM lebih banyak ke ruang bakar dalam waktu singkat. Akibatnya, konsumsi bahan bakar meningkat meskipun jarak tempuh tidak bertambah signifikan.
Biasakan melakukan akselerasi secara bertahap dan halus untuk menghemat BBM hingga 15–25%.
4. Tinggalkan Barang dan Aksesoris yang Tidak Digunakan
Semakin berat beban kendaraan, semakin besar tenaga yang dibutuhkan mesin. Untuk itu, keluarkan barang yang tidak diperlukan dari bagasi atau kabin agar mobil tidak membawa beban berlebih.
Dengan mengurangi bobot kendaraan, akselerasi lebih ringan dan konsumsi bahan bakar dapat berkurang hingga 5–10%.
5. Mengecek Kondisi dan Melakukan Perawatan Mobil Secara Berkala
Mobil yang dirawat dengan baik cenderung memiliki performa mesin lebih optimal dan konsumsi BBM lebih efisien.
Lakukan servis berkala setiap 3–6 bulan atau setiap 5.000 km untuk memastikan seluruh komponen bekerja dengan baik.
Pemeriksaan saluran bahan bakar, ban, filter, dan komponen lain dapat menghemat BBM hingga 10–12%.
6. Menggunakan Bahan Bakar dengan Oktan Tepat
Penggunaan bahan bakar sesuai rekomendasi pabrikan membantu proses pembakaran lebih sempurna. Oktan bahan bakar yang terlalu rendah membuat pembakaran kurang optimal dan konsumsi BBM menjadi lebih boros.
Oleh karena itu, gunakan bahan bakar dengan angka oktan yang tepat agar efisiensi mesin meningkat dan penghematan bahan bakar dapat mencapai 5–8%.
Baca juga: Pertamax vs Pertalite 2026: Beda Harga & Mana Hemat
7. Penggunaan AC pada Suhu yang Wajar
Sistem AC membutuhkan tenaga dari mesin sehingga penggunaannya memengaruhi konsumsi bahan bakar.
Gunakan AC pada suhu nyaman tanpa terlalu dingin, dan hindari menyalakannya sebelum udara panas di kabin keluar. Pengaturan AC yang bijak dapat mengurangi beban kompresor dan menghemat BBM sekitar 5–10%.
8. Mematikan Mesin Saat Berhenti dalam Waktu yang Lama
Mesin yang tetap menyala saat kendaraan berhenti tetap mengonsumsi bahan bakar meskipun mobil tidak bergerak.
Jika berhenti lebih dari satu menit—seperti saat menunggu atau parkir sementara—sebaiknya matikan mesin. Kebiasaan sederhana ini dapat menghemat konsumsi BBM sekitar 3–5% dalam penggunaan sehari-hari.
9. Menghindari Berkendara Saat Jam Sibuk
Kemacetan membuat kendaraan Anda sering berhenti dan berjalan sehingga konsumsi bahan bakar meningkat.
Oleh karena itu, rencanakan perjalanan lebih awal atau pilih rute alternatif untuk menghindari lalu lintas padat. Dengan waktu tempuh lebih lancar dan kecepatan stabil, penggunaan BBM dapat berkurang hingga 5–10%.
10. Cek Filter Udara ke Bengkel Resmi
Filter udara yang kotor menghambat aliran udara ke ruang bakar sehingga mesin harus bekerja lebih keras untuk menghasilkan tenaga yang sama.
Lakukan pemeriksaan dan pembersihan filter udara setiap 2.000–3.000 km atau ganti jika sudah tidak layak pakai. Filter udara yang bersih membantu proses pembakaran lebih optimal dan dapat menghemat bahan bakar sekitar 3–5%.
Pertimbangkan Mobil Listrik atau Hybrid untuk Efisiensi Bahan Bakar
Penghematan bahan bakar bergantung pada tiga hal utama: yaitu kebiasaan berkendara halus, menjaga kondisi mobil prima, dan mengurangi beban kerja mesin.
Jika dilakukan secara konsisten, kebiasaan ini dapat menekan pengeluaran BBM tanpa perubahan besar pada gaya berkendara.

Untuk menekan biaya operasional lebih jauh, Chery menawarkan mobil listrik dan hybrid. Chery menghadirkan BEV sebagai mobil listrik tanpa emisi, sedangkan CSH (Chery Super Hybrid) dirancang untuk efisiensi dan performa seimbang dalam penggunaan sehari-hari.
Kunjungi dealer Chery terdekat atau lakukan test drive untuk memastikan mobil ini sesuai dengan kebutuhan mobilitas Anda!
Produk Populer





