
Penjelasan Fitur Vehicle to Load (V2L) dan Cara Penggunaannya
Mobil listrik memiliki fitur-fitur modern untuk meningkatkan kenyamanan penggunanya. Salah satunya adalah fitur Vehicle to Load (V2L) yang tersedia di mobil listrik seperti pada Chery J6 dan Chery E5. Fitur V2L dapat dimanfaatkan sebagai sumber listrik untuk mengisi daya ke perangkat elektronik lain.
Vehicle to Load sudah menjadi fitur standar yang diterapkan pada mobil-mobil listrik keluaran saat ini. Dengan adanya fitur V2L ini, mobil listrik bisa menjadi sumber listrik eksternal untuk perangkat elektronik lain seperti laptop, kompor listrik, kipas angin, dan sebagainya.
Fitur V2L sangat membantu pengguna yang membutuhkan pengisian daya saat berada di luar rumah atau di perjalanan jauh. Hal tersebut tentunya berguna bagi pengguna mobil listrik yang kerap melakukan perjalanan bisnis atau memiliki mobilitas tinggi.
Mari simak apa itu Vehicle to Load, fungsinya, serta cara penggunaannya bagi Anda pengguna atau yang berencana membeli mobil listrik.
Apa Itu Vehicle to Load di Mobil Listrik?
Fitur Vehicle to Load (V2L) pada mobil listrik adalah teknologi yang memungkinkan mobil menyuplai listrik ke perangkat atau peralatan eksternal. Jadi energi yang tersimpan di baterai mobil tidak hanya dipakai untuk menggerakkan kendaraan, tetapi juga bisa digunakan untuk memberi daya pada berbagai kebutuhan listrik sehari-hari.
Teknologi V2L ini dapat dioperasikan ketika kendaraan dalam kondisi berhenti atau parkir, dengan syarat daya baterai berada di atas 80 persen. Fitur ini biasanya menyediakan soket AC atau adaptor khusus, sehingga pengguna bisa langsung menghubungkan perangkat elektronik ke mobil.
Dengan adanya V2L, mobil listrik dapat menjadi alternatif sumber energi portabel dalam berbagai situasi. Contohnya, saat ingin mengisi daya gadget, menyalakan alat rumah tangga seperti kulkas, menggunakan mesin kopi saat berkemah, hingga memasok listrik darurat ketika terjadi pemadaman di rumah.
Fungsi Fitur Vehicle to Load
Fitur V2L berfungsi sebagai sumber energi listrik yang dapat memberikan berbagai manfaat bagi penggunanya, sebagai berikut:
- Sumber listrik portabel: bisa menjadi pengisi daya listrik yang praktis untuk menyalakan perangkat elektronik di mana saja, misalnya saat traveling, piknik, dan sebagainya.
- Mendukung aktivitas sehari-hari: dapat dipakai untuk mengisi daya gadget, laptop, bahkan peralatan rumah tangga sederhana ketika berada di luar rumah.
- Solusi darurat saat listrik padam: saat listrik padam, mobil listrik dengan V2L bisa menyediakan pasokan listrik sementara untuk rumah saat, misalnya menyalakan lampu, kulkas, atau Wi-Fi.
- Meningkatkan fleksibilitas gaya hidup: bagi yang sering bepergian jarak jauh atau bekerja di lapangan, V2L memberi kenyamanan lebih karena tidak perlu khawatir mencari sumber daya listrik tambahan.
- Efisiensi energi: energi yang tersimpan di baterai mobil tidak hanya terbuang untuk transportasi, tetapi juga bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan lain, sehingga pengguna lebih hemat.
Dengan adanya teknologi Vehicle to Load, pengendara tidak perlu merasa khawatir kehabisan baterai atau membutuhkan energi listrik saat perjalanan jarak jauh. Bahkan V2L tetap dapat dimanfaatkan untuk mengisi daya perangkat meskipun mobil sedang digunakan untuk berkendara.
Cara Menggunakan Vehicle to Load
Meski sudah banyak pemakai mobil listrik di Indonesia, namun sebagian orang mungkin belum mengetahui cara penggunaan fitur V2L. Pengguna mobil listrik dapat menggunakan fitur Vehicle to Load dengan sangat mudah ketika membutuhkan pengisian daya dalam kondisi berhenti maupun mobil berjalan.
Berikut ini cara menggunakan fitur Vehicle to Load yang wajib dipahami pemilik mobil listrik:
1. Sambungkan Perangkat dengan Konektor V2L
Pertama, pastikan mobil dalam kondisi berhenti dan ditempatkan di area luar ruangan jika ingin mengisi daya untuk perangkat elektronik di luar. Setelah itu, hubungkan port V2L pada charger kendaraan. Jika ingin mengisi daya di dalam mobil, langsung sambungkan ke soket V2L yang tersedia di dalam kabin.
Selanjutnya, sambungkan perangkat elektronik Anda ke port atau konektor V2L tersebut. Pastikan juga jenis konektor dari kendaraan sesuai dengan konektor perangkat elektronik yang akan Anda gunakan atau sambungkan.
2. Atur Batas Penarikan Daya Listrik
Langkah berikutnya adalah mengatur batas pemakaian daya listrik untuk pengisian baterai. Pengaturan ini bisa dilakukan melalui layar head unit pada dasbor mobil dengan memilih menu V2L.
Tersedia tujuh opsi batas penggunaan daya yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan, mulai dari 20% hingga 80%. Setelah daya terpakai sesuai dengan batas yang dipilih, nantinya sistem Vehicle to Load akan menghentikan proses pengisian secara otomatis.
3. Tekan Tombol On/Off
Setelah perangkat elektronik tersambung, tekan tombol On pada fitur V2L untuk memulai proses pengisian. Begitu tombol ditekan, peralatan listrik yang terhubung ke port V2L akan otomatis mulai terisi daya.
Untuk memastikan aliran listrik berjalan dengan baik, periksa indikator lampu konektor yang terlihat pada head unit. Jika lampu menyala hijau, berarti proses pengisian berhasil. Setelah selesai, cabut perangkat dari konektor lalu tekan tombol Off untuk menonaktifkan fungsi Vehicle to Load.
Apabila Anda menggunakan port V2L yang di dalam kabin, cukup buka penutup port kemudian hubungkan perangkat elektronik yang ingin diisi daya. Sistem V2L secara otomatis akan menyalurkan listrik ke perangkat tersebut.
Selama pengisian berlangsung, penting untuk selalu memperhatikan indikator warna lampu. Warna biru menandakan port dalam kondisi siaga (standby), hijau menunjukkan pengisian berjalan normal, sedangkan merah memberi tanda adanya gangguan dalam proses pengisian daya.
Bagaimana Cara Kerja Fitur Vehicle to Load?
Vehicle to Load bekerja dengan memanfaatkan energi yang tersimpan di baterai mobil listrik untuk disalurkan kembali ke perangkat eksternal. Energi yang berbentuk arus searah (DC) dalam baterai dikonversi menjadi arus bolak-balik (AC) melalui inverter bawaan atau adaptor khusus.
Setelah itu, pengguna dapat menghubungkan perangkat elektronik ke port V2L yang biasanya disediakan pabrikan dalam bentuk soket atau konverter berbentuk steker. Perangkat elektronik seperti laptop, ponsel, atau peralatan rumah tangga sederhana bisa langsung mendapatkan pasokan listrik saat disambungkan.
Dalam penggunaannya, sistem V2L sudah diatur agar tidak mengganggu fungsi utama mobil. Biasanya, fitur ini hanya bisa diaktifkan ketika baterai mobil memiliki daya di atas 80 persen. Sekitar 20 persen dari kapasitas baterai disediakan khusus untuk kebutuhan V2L.
Dengan cara kerja tersebut, Anda tetap bisa menggunakan mobil untuk berkendara dengan aman sembari memanfaatkan fitur Vehicle to Load sebagai sumber listrik cadangan.
Demikianlah penjelasan apa itu fitur Vehicle to Load pada mobil listrik, manfaatnya, serta cara menggunakannya sebagai sumber listrik eksternal. Fitur V2L menjadi salah satu kebutuhan penting pengguna mobil, terutama bagi yang kerap pergi traveling, ke luar kota, dan sebagainya.
Mobil-mobil yang memiliki fitur V2L, seperti Chery J6 dan Chery E5, menjadi pilihan menarik bagi yang mencari kendaraan listrik di era modern. Mari cek langsung spesifikasi lebih lengkap dari kedua mobil baru Chery tersebut di chery.co.id.
Produk Populer




Tips & Trik Lainnya


Perbedaan Sistem Penggerak FWD dan RWD pada Mobil

