
Blind Spot pada Kendaraan yang Sering Tidak Disadari
Pernahkah Anda mengalami situasi saat hendak berpindah jalur di jalan tol, Anda sudah menengok spion dan merasa aman, namun tiba-tiba terdengar klakson keras dari samping? Ternyata, ada mobil atau motor yang "bersembunyi" tepat di samping belakang Anda.
Itulah yang disebut dengan Blind Spot atau titik buta.
Dalam statistik kecelakaan lalu lintas, blind spot sering menjadi faktor penyebab utama tabrakan samping dan insiden saat berbelok. Hal ini terjadi bukan karena pengemudi tidak hati-hati, melainkan karena keterbatasan fisik desain kendaraan dan jangkauan pandangan mata manusia. Memahami di mana saja letak "zona bahaya" ini adalah langkah pertama menuju gaya berkendara defensif yang aman.
Apa Itu Blind Spot?
Secara sederhana, blind spot adalah area di sekitar kendaraan yang tidak dapat terlihat oleh pengemudi, baik melalui pandangan mata langsung maupun melalui bantuan kaca spion (tengah, kanan, dan kiri).
Setiap jenis kendaraan memiliki area titik buta yang berbeda. Semakin besar dimensi kendaraan (seperti truk atau bus), semakin luas area blind spot-nya. Namun, mobil penumpang seperti MPV dan SUV pun memiliki titik buta yang krusial.
3 Lokasi Blind Spot Paling Umum pada Mobil
Kenali musuh tak terlihat Anda. Berikut adalah tiga area utama yang sering luput dari pantauan:
1. Sisi Samping Belakang (Kanan & Kiri)
Ini adalah area paling klasik. Kaca spion samping memiliki keterbatasan sudut pandang (biasanya hanya mencakup sekitar 15-20 derajat). Ada celah ruang di antara jangkauan spion samping dan pandangan periferal mata Anda. Di celah inilah motor atau mobil yang sedang menyalip seringkali "menghilang" sejenak sebelum muncul di samping jendela depan Anda.
2. Pilar A (Depan Kanan & Kiri)
Pilar A adalah tiang penyangga kaca depan (windshield). Pada mobil modern, pilar A seringkali dibuat tebal untuk faktor keselamatan (menahan atap saat terguling). Namun, ketebalan ini bisa menghalangi pandangan pengemudi terhadap pejalan kaki atau motor yang menyeberang saat mobil sedang berbelok di persimpangan.
3. Bagian Tepat di Belakang Mobil
Saat memundurkan kendaraan, area tepat di bawah kaca belakang adalah titik buta, terutama pada mobil jenis Sedan yang rendah atau SUV yang tinggi. Objek kecil seperti anak-anak, hewan peliharaan, atau tiang pendek sering kali tidak terlihat dari spion tengah.
Strategi Mengurangi Risiko Blind Spot
Meskipun titik buta tidak bisa dihilangkan 100% secara fisik, Anda bisa meminimalisir risikonya dengan teknik berikut:
- Atur Spion dengan Benar: Buka spion samping Anda selebar mungkin hingga bodi mobil Anda sendiri nyaris tidak terlihat. Ini akan memperluas jangkauan pandangan ke area samping.
- Lakukan "Shoulder Check": Sebelum berpindah jalur, biasakan untuk menolehkan kepala sejenak (glance) ke arah bahu (kanan/kiri) untuk memastikan area samping benar-benar kosong.
- Bunyikan Klakson/Lampu: Saat menyalip kendaraan besar, berikan isyarat agar pengemudi lain sadar keberadaan Anda.
- Jangan Berlama-lama di Blind Spot Orang Lain: Hindari berkendara sejajar tepat di samping belakang mobil lain dalam waktu lama. Segera salip atau jaga jarak di belakang.
Teknologi "Mata Ketiga" di Era Modern
Teknik berkendara yang baik memang krusial, namun kesalahan manusia (human error) tetap bisa terjadi karena kelelahan atau kelalaian sesaat. Di sinilah peran teknologi otomotif modern menjadi sangat vital.
Produsen mobil kini menyematkan fitur keselamatan aktif yang berfungsi sebagai "mata ketiga" pengemudi. Fitur ini dikenal sebagai BSD (Blind Spot Detection) yang merupakan bagian dari sistem ADAS (Advanced Driver Assistance Systems).
Solusi Cerdas dari Chery
Sistem ini bekerja menggunakan sensor radar di bumper belakang yang terus-menerus memindai area samping kendaraan. Jika ada objek (motor/mobil) yang masuk ke zona titik buta saat Anda menyalakan lampu sein atau hendak berbelok, sistem akan memberikan peringatan berupa lampu yang berkedip di kaca spion atau bunyi alarm.
Teknologi perlindungan menyeluruh ini dapat Anda temukan pada lini SUV premium Chery, seperti:
- Chery Tiggo 8 CSH: Dirancang sebagai SUV keluarga 7-seater, fitur BSD pada Tiggo 8 memberikan ketenangan ekstra saat membawa keluarga melintasi jalan tol yang padat.
- Chery Omoda C5: Dengan desain futuristik crossover, Omoda C5 melengkapi gaya berkendaranya dengan sistem ADAS lengkap, memastikan setiap manuver perpindahan jalur dilakukan dengan aman dan presisi.
Kesimpulan
Blind spot adalah ancaman nyata di jalan raya yang sering tidak disadari hingga detik-detik terakhir. Kombinasi antara kewaspadaan pengemudi (melalui pengaturan spion dan shoulder check) dengan bantuan teknologi keselamatan canggih adalah kunci utama untuk mencapai zero accident.
Mengemudi bukan hanya soal melihat ke depan, tapi menyadari apa yang terjadi di sekeliling kita. Tetap waspada dan utamakan keselamatan.
Disclaimer: Fitur keselamatan ADAS adalah alat bantu. Pengemudi tetap bertanggung jawab penuh untuk mengontrol kendaraan dan memantau kondisi sekitar.







