
Tips Merawat Mobil Listrik agar Awet dan Tetap Optimal
Tren penggunaan mobil listrik kini semakin masif di Indonesia. Tak jarang kita melihat mobil ramah lingkungan ini berlalu lalang di jalanan kota. Selain bebas emisi dan ramah lingkungan, mobil listrik juga menawarkan kenyamanan dan efisiensi dalam berkendara.
Namun, untuk menjaga performanya tetap prima dan memperpanjang umur pakainya, perawatan mobil listrik perlu dilakukan dengan cara yang tepat. Lantas, seperti apa perawatan yang dimaksud? Apakah berbeda dengan merawat mobil bensin? Mari simak selengkapnya tips penting merawat mobil listrik berikut ini.
1. Perawatan Baterai yang Tepat
Baterai diibaratkan sebagai jantungnya mobil listrik karena performa dan umur mobil bergantung padanya. Untuk menjaga komponen vital ini tetap awet, kamu perlu menghindari beberapa hal berikut:
- Sama seperti perangkat pintar lainnya, hindari mengisi daya secara berlebihan atau overcharge.
- Gunakan charger resmi yang direkomendasikan pabrikan untuk menjaga kestabilan arus dan tegangan selama pengisian.
- Usahakan untuk tidak membiarkan baterai benar-benar habis atau kosong hingga 0% karena hal ini dapat merusak sel baterai dalam jangka panjang.
- Meski difasilitasi, metode fast charging dapat memangkas usia baterai lebih cepat aus, karenanya hindari pemakaian terlalu sering.
- Sebisa mungkin hindarkan baterai dari suhu ekstrim baik terlalu panas ataupun sebaliknya. Umumnya usia baterai di wilayah beriklim sedang dapat bertahan hingga 15 tahun. Sedangkan di iklim ekstrim, ketahanannya berkisar 8 sampai 12 tahun.
Namun tenang, setiap pabrikan mobil listrik tentu sudah mempertimbangkan permasalahan baterai, termasuk Chery yang memberikan garansi baterai hingga 8 tahun atau 180.000 km sebagai bentuk komitmen terhadap kualitas dan ketahanan produk mereka.
2. Perawatan Sistem Pendingin
Sistem pendingin berfungsi untuk menjaga suhu baterai tetap stabil selama penggunaan maupun pengisian daya. Jika suhu terlalu panas, baterai bisa mengalami degradasi lebih cepat. Oleh karena itu, penting untuk rutin memeriksa kondisi cairan pendingin dan memastikan sistem ini bekerja dengan baik agar tidak terjadi overheat.
3. Perhatikan Sistem Rem
Mobil listrik umumnya dilengkapi dengan sistem regenerative braking yang tidak hanya membantu memperlambat kendaraan tetapi juga mengisi ulang energi ke baterai. Meski sistem ini mengurangi beban kerja rem mekanis, pemeriksaan kampas rem tetap penting dilakukan secara berkala. Hal ini untuk memastikan sistem pengereman tetap optimal dan aman.
4. Rawat Ban dan Suspensi
Merawat ban mobil listrik sama pentingnya dengan mobil bensin. Apalagi komponen baterai di dalamnya memengaruhi beban mobil secara keseluruhan. Kondisi ban juga sangat berpengaruh terhadap kenyamanan dan efisiensi mobil listrik.
Pastikan tekanan udara ban selalu sesuai rekomendasi pabrikan untuk menghindari keausan tidak merata dan meningkatkan efisiensi energi. Lakukan juga rotasi ban secara berkala agar keausan merata dan masa pakainya lebih panjang. Suspensi pun perlu dicek untuk memastikan kenyamanan tetap terjaga. Jangan lupa untuk lakukan pergantian ban secara berkala.
5. Perbarui Perangkat Lunak
Mobil listrik merupakan mobil pintar yang terhubung dengan banyak software atau perangkat lunak untuk mendukung pengalaman berkendara yang lebih nyaman. Fungsinya ialah mengontrol berbagai fitur penting, seperti pengaturan daya, manajemen baterai, hingga sistem keselamatan. Lakukan pembaruan secara berkala untuk meningkatkan efisiensi, memperbaiki bug, dan menambah fitur baru yang disediakan oleh produsen.
6. Hindari Suhu Ekstrem
Sempat disinggung sebelumnya bahwa suhu lingkungan dapat memengaruhi kinerja baterai dalam waktu lama. Ketika mengendarai mobil listrik, kamu perlu lebih berhati-hati saat memarkirkan mobil. Hindari parkir di bawah terik matahari terlalu lama dan usahakan mengemudi dalam suhu yang ideal. Bila harus digunakan dalam cuaca ekstrem, gunakan fitur thermal management yang tersedia pada mobil listrik untuk menjaga suhu baterai tetap stabil.
7. Simpan dengan Baik Buku Panduan
Untukmu yang hendak beralih dari mobil bensin ke mobil listrik, sebaiknya simpan dengan baik buku panduan. Manual book akan sangat membantu ketika hal yang tidak diinginkan terjadi pada mobil. Kamu juga bisa lebih mengenal mobil listrik pilihanmu dengan memerhatikan setiap detail panduan penggunaan yang ada di dalam buku.
8. Lakukan Servis Berkala
Tips merawat mobil listrik yang terakhir yakni jangan bosan untuk melakukan servis secara berkala. Meskipun komponen mesin mobil listrik tidak sekompleks mobil bensin, pemeriksaan sistem kelistrikan, sensor-sensor, dan cairan kendaraan tetap perlu dilakukan oleh teknisi terlatih. Servis di bengkel resmi juga menjamin keaslian suku cadang dan akses ke update software terbaru.
Apa saja Kesalahan yang Sering dilakukan Dalam Menggunakan Mobil Listrik?
Beberapa kesalahan umum meliputi membiarkan baterai kosong terlalu sering, tidak memperbarui software kendaraan, jarang melakukan pengecekan baterai dan sistem pendingin, serta menghindari servis berkala. Mobil listrik sebagai mobil masa depan didesain serba canggih dan elektrik, karenanya dibutuhkan perawatan yang konsisten dan mendetail.
Beralih dari mobil bensin ke mobil listrik mungkin membutuhkan pembiasaan termasuk dalam hal perawatan, tapi tak sesusah itu bukan setelah menyimak tips merawat mobil listrik di atas? Jika kamu tengah mempertimbangkan mobil listrik yang bertenaga dan efisien, Chery menawarkan lini SUV listrik dengan desain modern, fitur canggih, dan daya jelajah yang mumpuni, mulai dari OMODA E5 sebagai SUV Urban dan J6 berdesain ala jeep untuk kamu yang senang berpetualang. Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, atur jadwal untuk test drive dan rasakan sendiri kendaraan futuristik dari Chery.
Produk Populer




Tips & Trik Lainnya


Perbedaan Sistem Penggerak FWD dan RWD pada Mobil

