

Ketahui Jenis-jenis Servis Mobil Beserta Fungsi dan Biayanya
Memiliki mobil bukan hanya soal kenyamanan berkendara, tetapi juga tanggung jawab perawatan. Seringkali, pemilik kendaraan baru menyadari pentingnya servis ketika mobil mulai menunjukkan gejala tidak sehat, seperti suara mesin kasar, tarikan berat, atau konsumsi bahan bakar yang tiba-tiba boros. Padahal, dalam dunia otomotif, prinsip "mencegah lebih murah daripada mengobati" berlaku mutlak.
Servis mobil memiliki berbagai kategori dengan fungsi yang spesifik. Memahami perbedaan antara servis berkala, tune up, hingga overhaul akan membantu Anda mengalokasikan anggaran dengan tepat dan menjaga harga jual kembali (resale value) kendaraan tetap tinggi. Berikut adalah bedah tuntas jenis-jenis servis mobil yang wajib Anda ketahui.
1. Servis Berkala (Periodic Maintenance)
Ini adalah jenis servis paling mendasar dan wajib dilakukan sesuai jadwal yang ditetapkan pabrikan (biasanya berdasarkan kilometer atau bulan, mana yang tercapai lebih dulu).
- Servis 1.000 KM (Pemeriksaan Awal):
Biasanya gratis untuk mobil baru. Tujuannya bukan mengganti oli, melainkan membersihkan sisa-sisa gram besi akibat gesekan komponen mesin baru dan memastikan semua baut serta sistem terpasang sempurna (retorque). - Servis 5.000 KM (Minor Service):
Fokus pada penggantian oli mesin dan pengecekan komponen fast moving seperti filter udara dan kampas rem. Pada fase ini, kondisi cairan lain (air radiator, wiper, minyak rem) juga dicek levelnya. - Servis 10.000 KM, 20.000 KM, dst (Interval Rutin):
Ini adalah siklus standar. Selain ganti oli, biasanya mencakup rotasi ban, pengecekan sistem kelistrikan, dan pembersihan filter-filter. - Servis Besar (Klipatan 40.000 KM & 80.000 KM):
Ini adalah menu "makan besar" bagi mobil. Pengerjaannya lebih ekstensif meliputi penggantian oli transmisi (matik/manual), oli gardan, filter bensin, busi, minyak rem, hingga air radiator (coolant). Tujuannya mengembalikan performa mobil kembali seperti baru.
2. Tune Up (Restorasi Performa)
Banyak orang menyamakan servis berkala dengan tune up, padahal keduanya berbeda. Servis berkala bersifat preventif (pencegahan), sedangkan tune up bersifat kuratif (mengembalikan performa) yang fokus pada sektor dapur pacu.
Fungsi utama tune up adalah memastikan proses pembakaran di ruang mesin berjalan sempurna. Pengerjaannya meliputi:
- Membersihkan throttle body dan saringan udara.
- Membersihkan injektor bahan bakar (injector cleaning).
- Membersihkan ruang bakar dari kerak karbon (carbon clean).
- Pengecekan atau penggantian busi jika percikan api sudah lemah.
- Penyetelan celah katup (pada mobil model tertentu).
Lakukan tune up jika Anda merasa tarikan mobil mulai "brebet", mesin menggelitik (knocking), atau akselerasi terasa lambat.
3. Spooring dan Balancing (Kaki-kaki)
Kenyamanan menyetir sangat bergantung pada sektor kaki-kaki. Servis ini memastikan ban menapak sempurna dan setir lurus.
- Spooring (Wheel Alignment): Menyelaraskan kembali sudut-sudut roda (camber, caster, toe) sesuai spesifikasi pabrik. Tujuannya agar setir tidak lari ke kiri/kanan sendiri dan ban tidak habis tidak rata.
- Balancing: Menyeimbangkan putaran roda dengan menambahkan timah kecil pada velg. Tujuannya menghilangkan getaran pada setir saat mobil melaju pada kecepatan tinggi (biasanya di atas 80 km/jam).
4. Overhaul (Turun Mesin)
Ini adalah "mimpi buruk" yang dihindari semua pemilik mobil karena biaya dan waktu pengerjaannya yang besar. Overhaul adalah proses membongkar mesin sebagian (top overhaul) atau keseluruhan (general overhaul) untuk memeriksa dan mengganti komponen internal yang rusak parah.
Servis ini dilakukan jika terjadi kerusakan fatal, seperti:
- Piston aus atau ring piston patah (kompresi bocor).
- Stang seher bengkok (biasanya karena water hammer saat banjir).
- Mobil mengeluarkan asap putih pekat terus-menerus.
- Mesin mati total karena overheat parah.
Estimasi Biaya Servis (Kisaran Umum 2026)
Biaya sangat bervariasi tergantung jenis mobil (LCGC, MPV, atau SUV Premium), jenis bengkel (Resmi vs Umum), dan lokasi. Berikut adalah estimasi kasar untuk gambaran Anda:
- Servis Ringan (Ganti Oli + Filter):
- Bengkel Umum: Rp 600.000 – Rp 900.000
- Bengkel Resmi: Rp 1.000.000 – Rp 1.500.000
- Servis Besar (Klipatan 40.000 KM):
- Kisaran: Rp 2.500.000 – Rp 4.500.000 (termasuk kuras matik & minyak rem).
- Tune Up + Carbon Clean:
- Kisaran: Rp 350.000 – Rp 750.000.
- Spooring & Balancing:
- Kisaran: Rp 250.000 – Rp 450.000 per 4 roda.
Solusi Bebas Cemas: Layanan Purna Jual Chery
Melihat rincian di atas, biaya perawatan mobil memang tidak sedikit. Namun, bagi pemilik kendaraan modern, beban pikiran mengenai biaya servis ini dapat diminimalisir secara signifikan melalui program purna jual yang kuat dari pabrikan.
Contoh nyata komitmen ini dapat dilihat pada Chery Tiggo Cross. Tidak hanya menawarkan teknologi hybrid yang efisien, Chery memberikan jaminan ketenangan bagi pemiliknya melalui garansi mesin hingga 10 tahun atau 1.000.000 KM dan gratis biaya jasa servis berkala.
Dengan program seperti ini, Anda hanya perlu fokus menikmati kenyamanan berkendara bersama keluarga, tanpa perlu khawatir dengan lonjakan biaya perawatan rutin yang tak terduga. Sebuah investasi cerdas untuk mobilitas jangka panjang.
Pelajari lebih lanjut mengenai spesifikasi dan layanan purna jual kendaraan ini di halaman resmi: Chery Tiggo Cross Hybrid.
Disclaimer: Estimasi biaya di atas adalah kisaran umum di wilayah Jabodetabek pada tahun 2026 dan dapat berubah sewaktu-waktu tergantung kebijakan bengkel dan harga suku cadang.
Produk Populer




Tips & Trik Lainnya


Cara Mengurus SIM Hilang Beserta Syarat, Proses dan Biayanya

