 pada Mei 2026 dengan penjualan 247.823 unit.webp)

Chery Super Hybrid Hadirkan Efisiensi Mobilitas Mulai Rp13 Ribuan, Setara Biaya Kuota Internet Harian
Chery Super Hybrid (CSH) menghadirkan dua pendekatan elektrifikasi melalui filosofi “Weekday EV, Weekend Hybrid” dan “Save Everyday” yang dirancang sesuai kebutuhan mobilitas konsumen Indonesia.
Melalui TIGGO C5 CSH, TIGGO Cross CSH, TIGGO 8 CSH, dan TIGGO 9 CSH, Chery menawarkan efisiensi penggunaan energi tanpa mengorbankan kenyamanan maupun fleksibilitas perjalanan.
Jakarta, 17 Juni 2026 – Dinamika biaya transportasi harian mendorong konsumen di Indonesia untuk lebih cermat dalam memperhatikan efisiensi energi tanpa mengurangi kenyamanan maupun keleluasaan perjalanan. Menanggapi tren tersebut, Chery Indonesia memperkenalkan lini kendaraan dengan efisiensi pengeluaran operasional lewat inovasi Chery Super Hybrid (CSH). Teknologi ini memungkinkan biaya penggunaan energi ditekan hingga Rp13 ribuan untuk mobilitas rutin per hari 40 kilometer, sembari tetap menjamin daya jelajah maksimum melewati angka 1.200 kilometer.
“Di tengah meningkatnya perhatian konsumen terhadap biaya mobilitas, Chery ingin berkontribusi dalam menghadirkan solusi efisiensi tanpa mengurangi kenyamanan dan fleksibilitas berkendara. Melalui pilihan lini kendaraan Chery Super Hybrid, kami menghadirkan manfaat elektrifikasi seperti efisiensi energi terukur, pengalaman berkendara halus, serta daya jelajah lebih panjang untuk memberikan rasa tenang di perjalanan. Ini menjadi komitmen Chery untuk menghadirkan mobilitas yang lebih relevan bagi kebutuhan masyarakat Indonesia,” ujar Budi Darmawan Jantania, Vice Country Director Chery Business Unit.
Komitmen tersebut dihadirkan melalui teknologi yang disesuaikan dengan pola mobilitas masyarakat Indonesia. Pada lini Chery Super Hybrid, konsumen dapat melihat manfaat efisiensi secara lebih nyata melalui simulasi biaya energi untuk penggunaan harian. Pendekatan ini memudahkan konsumen dapat memahami keuntungan elektrifikasi, baik untuk aktivitas harian maupun perjalanan keluarga yang membutuhkan fleksibilitas jarak tempuh.
Berdasarkan simulasi dengan asumsi harga bahan bakar Rp16.250 per liter dan tarif listrik rumah tangga Rp1.700 per kWh, TIGGO 8 CSH dan TIGGO 9 CSH sebagai Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) mengusung konsep “Weekday EV, Weekend Hybrid”. Melalui pendekatan ini, pengguna dapat menikmati efisiensi berkendara layaknya kendaraan listrik untuk aktivitas harian, sekaligus tetap memiliki fleksibilitas daya jelajah saat melakukan perjalanan luar kota bersama keluarga.
Pada skenario weekday EV, perjalanan harian pulang-pergi sejauh 40 kilometer dapat dilakukan dengan mode listrik, dengan estimasi biaya energi sekitar Rp13.878 per hari untuk TIGGO 8 CSH dan Rp13.073 per hari untuk TIGGO 9 CSH. Untuk skenario weekend hybrid, perjalanan luar kota sejauh 240 kilometer membutuhkan biaya energi sekitar Rp159.513 pada TIGGO 8 CSH. Sementara pada TIGGO 9 CSH, dengan memanfaatkan pengisian daya berkala di tengah perjalanan (setiap 120 km), seluruh jarak akhir pekan tersebut dapat ditempuh murni menggunakan mode listrik tanpa konsumsi bensin sama sekali, sehingga biayanya sangat hemat hanya Rp78,462.
Dalam simulasi penggunaan 1.200 kilometer per bulan, total biaya energi TIGGO 8 CSH diperkirakan sekitar Rp568.909, sedangkan TIGGO 9 CSH sekitar Rp392.199. Dibandingkan kendaraan bensin konvensional dengan biaya sekitar Rp1.397.500 per bulan, potensi penghematan mencapai Rp828.591 untuk TIGGO 8 CSH dan Rp1.005.301 untuk TIGGO 9 CSH.
Sementara itu, TIGGO Cross CSH sebagai model HEV mengusung konsep “Save Everyday” dengan konsumsi bahan bakar sekitar 20 km/liter atau biaya penggunaan sekitar Rp812,5 per kilometer. Untuk perjalanan harian 40 kilometer, biaya energi TIGGO Cross CSH sekitar Rp32.500 per hari, sedangkan untuk 60 kilometer sekitar Rp48.750 per hari. Dalam penggunaan 1.200 kilometer per bulan, biaya BBM diperkirakan sekitar Rp975.000, atau lebih hemat sekitar Rp422.500 dibandingkan kendaraan bensin konvensional.
Melengkapi lini HEV tersebut, model C5 CSH menawarkan tingkat efisiensi yang semakin optimal dengan pencapaian konsumsi bahan bakar hingga 20,4 km/liter. Estimasi biaya untuk perjalanan harian 40 kilometer menggunakan C5 CSH hanya sekitar Rp31.863 per hari, dan untuk jarak 60 kilometer memakan biaya sekitar Rp47.794 per hari. Jika diakumulasikan dalam penggunaan 1.200 kilometer per bulan, biaya operasional BBM C5 CSH berada di angka Rp955.882, memberikan potensi penghematan maksimal hingga Rp441.618 dibandingkan dengan kendaraan bensin ICE kompetitor sekelasnya.
"Melalui Chery Super Hybrid, kami ingin menunjukkan bahwa efisiensi dan fleksibilitas dapat berjalan beriringan. Konsumen memiliki kebebasan memilih antara kendaraan yang hemat atau kendaraan yang mampu mendukung berbagai kebutuhan perjalanan. Kami menghadirkan teknologi yang memungkinkan keduanya hadir dalam satu pengalaman berkendara," tutup Budi.
Kehadiran lini Chery Super Hybrid menegaskan komitmen Chery dalam memperluas akses terhadap teknologi elektrifikasi yang lebih relevan dan mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan menghadirkan pilihan teknologi yang mampu menjawab beragam kebutuhan perjalanan, Chery terus mendorong transisi menuju mobilitas yang lebih efisien melalui solusi yang praktis, fleksibel, dan dapat dirasakan manfaatnya oleh lebih banyak konsumen Indonesia.
Also Read This:
- Penjualan Chery Group Tembus 247.823 Unit pada Mei 2026, Ekspor Cetak Rekor Tiga Bulan Berturut-turut
- Chery dan Robert Lewandowski Jalin Kolaborasi Global, Wujudkan Filosofi “For Family, For Champion” bagi Keluarga di Seluruh Dunia
- Chery J6T Raih The Best Medium SUV EV 2026, Perkuat Posisi sebagai SUV Listrik Keluarga yang Andal
Popular Products




Other News
 pada Mei 2026 dengan penjualan 247.823 unit.webp)

Chery dan Robert Lewandowski Jalin Kolaborasi Global, Wujudkan Filosofi “For Family, For Champion” bagi Keluarga di Seluruh Dunia


