

Kenali 3 Teknologi Berbeda Pada Sistem Chery Super Hybrid dan Mekanisme REEV
Chery Super Hybrid merupakan payung teknologi elektrifikasi yang mencakup HEV, PHEV, dan REEV, masing-masing dengan karakter dan keunggulannya.
J6T CSH mengusung teknologi REEV dengan three-motor architecture, daya jelajah lebih dari 1.000 kilometer, serta kemampuan melibas berbagai medan.
Jakarta, 7 September 2026 – Kehadiran Chery J6T CSH menjadi salah satu daya tarik baru dalam keluarga Chery Super Hybrid (CSH) di Indonesia. Diperkenalkan pada GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, J6T CSH menawarkan pengalaman berkendara elektrik yang dipadukan dengan fleksibilitas perjalanan hingga lebih dari 1.000 kilometer.
Kemampuan tersebut didukung teknologi Range-Extended Electric Vehicle (REEV), salah satu pendekatan elektrifikasi terbaru dalam keluarga Chery Super Hybrid bersama HEV dan PHEV. Meskipun sama-sama memadukan mesin bensin, baterai, dan motor listrik, ketiganya memiliki cara kerja serta karakter penggunaan yang berbeda.
“Elektrifikasi tidak hadir hanya dalam satu bentuk teknologi. Melalui Chery Super Hybrid, kami menghadirkan pilihan HEV, PHEV, dan REEV dengan keunggulannya masing-masing. Kehadiran J6T CSH memperluas pilihan tersebut melalui pengalaman berkendara berbasis motor listrik dengan fleksibilitas untuk perjalanan lebih jauh,” ujar Budi Darmawan Jantania, Vice Country Director Chery Business Unit.
Chery Super Hybrid: Satu Payung, 3 Pendekatan Berbeda
Chery Super Hybrid (CSH) merupakan payung teknologi elektrifikasi yang mencakup HEV, PHEV, dan REEV. Ketiganya memiliki karakter berbeda berdasarkan bagaimana mesin, baterai, dan motor listrik bekerja dalam menyalurkan tenaga, performa, serta mendukung mobilitas pengguna. Berikut rincian karakteristik dari masing-masing pilar teknologi CSH:
Hybrid Electric Vehicle (HEV) menerapkan sistem di mana mesin bensin dan motor listrik dapat bekerja secara simultan maupun bergantian. Baterai terisi secara otomatis melalui pemanfaatan energi regeneratif dan mekanisme mesin, sehingga tidak memerlukan pengisian daya eksternal. Teknologi ini cocok bagi pengguna yang ingin beralih dari kendaraan bermesin bensin ke teknologi elektrifikasi secara lebih mulus, sekaligus mendapatkan konsumsi bahan bakar yang lebih efisien untuk penggunaan sehari-hari.
Pada Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), kendaraan mengusung baterai berkapasitas lebih besar yang dapat diisi melalui sumber listrik eksternal. Hal ini memungkinkan kendaraan melaju dengan tenaga listrik murni untuk jarak tertentu sebelum sistem bertransisi ke mesin bensin guna mengoptimalkan jarak perjalanan, memberikan fleksibilitas berkendara listrik untuk aktivitas harian sekaligus keleluasaan untuk perjalanan jarak jauh.
Sebagai inovasi terkini, teknologi Range-Extended Electric Vehicle (REEV) memposisikan motor listrik sebagai satu-satunya penggerak roda untuk mendapatkan sensasi berkendara elektrik. Sedangkan mesin bensin berfungsi sebagai generator untuk menghasilkan tambahan energi listrik tanpa terhubung secara mekanis dengan sistem penggerak roda, sehingga memberikan pengalaman berkendara elektrik tanpa kekhawatiran kehabisan daya di perjalanan.
Mekanisme Kerja Teknologi REEV di J6T CSH
Prinsip kerja REEV mengandalkan motor listrik sebagai penggerak roda secara eksklusif untuk memberikan karakter berkendara pure electric yang responsif dan senyap. Ketika energi baterai mencapai batas tertentu, mesin bensin akan secara otomatis mengaktifkan generator untuk menyuplai daya listrik tanpa terhubung langsung ke roda.
Dengan mekanisme tersebut, teknologi REEV memberikan keseimbangan antara pengalaman berkendara elektrik, efisiensi energi baterai, dan fleksibilitas jarak tempuh untuk perjalanan lebih jauh. Teknologi REEV ini menghadirkan 5 keunggulan utama pada pada J6T CSH:
Penggunaan Tenaga Listrik Saat di Perkotaan
J6T CSH mampu menempuh jarak hingga 190 kilometer (NEDC) dengan tenaga listrik murni, sehingga memberikan keleluasaan untuk menjalankan mobilitas harian dengan karakter berkendara elektrik. Sementara, mesin bensin dan generator berperan sebagai sumber energi tambahan ketika dibutuhkan selama perjalanan.
Jelajah Lebih Bebas, Jarak Lebih Luas
J6T CSH mencatatkan daya jelajah gabungan lebih dari 1.000 kilometer. Hal ini memberikan fleksibilitas untuk mobilitas harian maupun perjalanan touring lintas daerah. Tagline “Drive Electric. Go Further.” memungkinkan pengguna dapat menikmati perjalanan dan tetap tenang saat mengeksplorasi area dengan infrastruktur pengisian daya yang masih terbatas.
Three-Motor Architecture Mampu Menghasilkan Tenaga 428 PS
J6T CSH mengadopsi three-motor architecture yang mengintegrasikan dua motor listrik pada sistem intelligent All-Wheel Drive (iWD) serta satu motor-generator yang terhubung dengan mesin 1.5L Turbo. Sistem penggerak iWD menghasilkan tenaga 428 PS dan torsi 505 Nm, serta memungkinkan akselerasi 0–100 km/jam dalam waktu 5,5 detik. Dengan demikian, J6T CSH memberikan performa dan torsi mumpuni guna mendukung berbagai karakter perjalanan dan medan.
Fitur Tank Turn untuk Mendukung Kemampuan Manuver
J6T CSH turut menghadirkan Tank Turn Feature atau Turn Pro Function, yang memungkinkan kendaraan berputar dengan radius sangat minim. Fitur ini mendukung manuver di area sempit maupun medan off-road. Implementasi teknologi tersebut dimungkinkan oleh konfigurasi sistem iWD melalui dual-motor elektrik yang terintegrasi pada poros roda. Hal ini memungkinkan distribusi tenaga dilakukan secara independen dan responsif pada setiap sisi kendaraan.
8+1 Mode Berkendara untuk Berbagai Kondisi Lintasan
J6T CSH dibekali 8+1 mode berkendara untuk menyesuaikan karakter kendaraan dengan berbagai kondisi lintasan. Sistem iWD membantu mengatur distribusi tenaga secara presisi, sementara H-arm aluminium suspension mendukung kestabilan dan kenyamanan saat melewati permukaan yang tidak rata.
Hadirnya J6T CSH semakin memperkaya portofolio Chery Super Hybrid. Jika HEV mengedepankan efisiensi tanpa pengisian daya eksternal dan PHEV memberikan fleksibilitas antara tenaga listrik dan mesin bensin, REEV menghadirkan pengalaman berkendara elektrik dengan dukungan generator untuk menempuh rute jarak jauh.
Integrasi sistem REEV, jangkauan jelajah lebih dari 1.000 km, serta three-motor architecture menjadikan J6T CSH sangat relevan bagi pengguna yang menginginkan EV untuk harian sekaligus ketangguhan SUV untuk perjalanan touring dan petualangan.
Baca Juga:
Produk Populer




Berita Lainnya


Di Balik Dimensinya yang Compact, Chery Q Punya Fitur yang Bikin Aktivitas Harian Lebih Praktis


